Taliban akan berpartisipasi dalam dialog sesama orang Afghanistan di Doha

Duniaekspress.com. (3/7/2019). – Doha – Juru bicara Biro Politik Imarah Islam Afghanistan (Taliban), Syaikh Mohammed Suhail Shahin, Selasa (02/07/2019), mengatakan bahwa gerakannya akan berpartisipasi dalam dialog antara sesama orang Afghanistan, yang akan diadakan di Doha pada Ahad dan Senin mendatang. Pembicaraan ini difasilitasi oleh Qatar dan Jerman.

“Kami tidak keberatan duduk di meja dialog dengan semua pihak internal Afghanistan, termasuk orang pemerintahan Afghanistan atau orang dekat dengan mereka, karena semua orang berpartisipasi dalam kapasitas pribadinya di konferensi,” kata Syaikh Shahin kepada pihak media.

Utusan Khusus Jerman untuk Afghanistan dan Pakistan, Marcus Botzel, mengumumkan pada Senin lalu akan digelarnya muktamar dialog antara sesama orang Afghanistan.

“Berlin dan Doha mengundang para peserta Afghanistan yang akan hadir dalam kapasitas pribadi mereka,” kata Boutzel dalam sebuah pernyataan.

Terkait perundingan putaran ketujuh di Doha antara Taliban dan Amerika Serikat, Syaikh Shahin mengatakan bahwa negosiasi itu sedang pada tahap penutupan yang mungkin bisa diakhiri hari ini atau mundur.

Dia menunjukkan bahwa hasilnya terkait dengan perjanjian tentang jadwal penarikan pasukan asing dari Afghanistan, dan tidak digunakannya wilayah Afghanistan untuk menargetkan Amerika Serikat. Syaikh Shahin menambahkan bahwa hasil negosiasi putaran ke tujuh itu akan diumumkan sebelum dialog Afghanistan-Afghanistan, dan akan dihadiri oleh perwakilan Perserikatan Bangsa-Bangsa, Rusia, Cina dan negara-negara tetangga.

Perkembangan di lapangan, Mujahidin Taliban dilaporkan merebut wilayah strategis di provinsi Baglan, Afghanistan utara, pada Senin lalu.

Sumber pejabat Baglan mengatakan bahwa Taliban mengambil kendali lembaga Kayan, yang terletak sangat strategis di distrik Dusyi. Ia tidak memberi keterangan lebih lanjut.

Warga dan saksi mata mengatakan, jatuhnya lembah tersebut ke tangan Taliban setelah pertempuran sengit yang menyebabkan 12 tewas dari kedua pihak.

Para pengamat menjelaskan, melalui lembaga Kayan ini memungkinkan Taliban menyabotase jalan yang menghubungkan ibukota Kabul dan provinsi Mazar-e-Sharif di utara dan Bamyan di Afghanistan tengah. (RR)

Sumber : Al-Araby Al-Jadid

 

Baca juga, UPAYA PERUNDINGNA UNTUK PENARIKAN TENTARA AS DARI AFGHANISTAN MEMASUKI BABAK KE TUJUH