Pengadilan Belanda adili warganya yang terlibat ISIS dengan dakwaan penjahat perang

Duniekspress.com. (9/7/2019). – Amsterdam – Pengadilan Belanda mendakwa warga negaranya yang bergabung Organisasi Daesh (ISIS) dengan undang-undang kejahatan perang di Irak dan Suriah. Dakwaan itu berdasarkan bukti sebuah foto yang melihatkan terdakwa perfoto di dekat jasad yang disalib kemudian disebar di internet.

Seperti dilansir dari Reuters pada Selasa (08/07/2019), terdakwa bernama Usamah Ashraf (24) itu dituduh melanggar undang-undang internasional dan kesepatan perang Jenewa. Ia dituduh bergabung dengan Daesh (ISIS) di kota Mosul, Irak, dan di kota Raqqah, Suriah, antara tahun 2014 dan 2016.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) mengatakan Ashraf berfoto di samping mayat seorang pria yang disalibkan di atas kayu dan memposting foto seorang anggota Daesh/ISIS yang membawa penggalan kepala seorang militan Kurdi setelah serta mengunggah foto anggota ISIS yang meningjak jasad seorang wanita.

Ashraf mengatakan dalam sebuah pembelaan bahwa ia bergabung dengan Daesh (ISIS) setelah menjadi gelandangan di Belanda. Selama berada di wilayah yang dikuasai daesh (ISIS), ia mengaku tidak membahayakan siapa pun.

Terkait foto yang menyebar di internet, ia mengatakan bahwa foto itu ia buat dan unggah di bawah tekanan anggota ISIS. Jika saya tidak melakukan itu, ISIS akan menganggap saya pengkhianat.

“Saya muncul di gambar dan saya bertanggung jawab untuk itu. Maaf saya tidak bermaksud meremehkan jasad pria yang salib itu,” kata Ashraf di pengadilan.

Peru dicatat, ini merupakan pengadilan pertama di Belanda untuk mengadili anggota Daesh (ISIS) dengan dakwaan kejahatan perang. (RR).

Sumber : Reuters

Baca juga, DI JAJARAN ISIS BANYAK YANG MENYESAL DAN INGIN MEMBELOT, KATA DOKTER IRAK YANG DIPAKSA BEKERJA OLEH ISIS