Duniaekspress.com (09/07/2019)- Vatikan mencabut kekebalan diplomatik utusannya di Prancis, Luigi Ventura, yang diselidiki karena kasus pelecehan seksual.

Dalam sebuah pernyataan, juru bicara Kementerian Luar Negeri Prancis mengatakan telah menerima konfirmasi bahwa Vatikan mencabut kekebalan Ventura.

Sebuah penyelidikan terhadap uskup agung itu dimulai pada Januari setelah seorang pejabat di Balai Kota Paris menuduhnya melakukan pelecehan seksual.

Baca Juga:

TERKAIT SKANDAL SEKS, PAUS FRANSISKUS KRITIK USKUP AS

Namun, karena kekebalannya, Ventura, 74, tidak dapat diperiksa oleh jaksa penuntut.

Sementara itu, juru bicara Vatikan menyatakan siap untuk bekerja sama sepenuhnya dengan otoritas kehakiman Prancis.

Alessandro Gisotti mengatakan bahwa Vatikan telah menunggu penyelesaian tahap awal penyelidikan.

Baca Juga:

PAUS AKUI ADA PELECEHAN SEKSUAL DI GEREJA

Luigi Ventura, menghadapi empat tuduhan pelecehan seksual, termasuk mencabuli pejabat junior di balai kota Paris. Jaksa Perancis Maret lalu meminta Vatikan mencabut kekebalannya.

Bulan Februari lalu, jaksa Perancis mengungkapkan, mereka menyelidiki uskup agung kelahiran Italia itu atas insiden di balai kota selagi Walikota Anne Hidalgo menyampaikan pidato Tahun Baru. Dalam upacara itu, bagian belakang seorang karyawati kota itu berulang kali diraba-raba. Balai kota mengajukan tuntutan pada 24 Januari. Penyelidikan dibuka pada hari berikutnya.

Baca Juga:

SEJUMLAH PASTOR DI JERMAN LAKUKAN PELECEHAN TERHADAP RIBUAN ANAK

Dua orang lainnya kemudian melaporkan insiden terkait yang diduga terjadi tahun lalu. Juga ada tuntutan yang diajukan di Ottawa oleh laki-laki yang membuat tuduhan serupa tentang insiden pada tahun 2008 ketika Ventura bertugas di Kanada.

Kasus itu muncul ketika Gereja Katolik menghadapi krisis besar setelah muncul gelombang tuduhan yang membongkar pelecehan seks pastor selama puluhan tahun, umumnya melibatkan anak di bawah umur.