Duniaekspress.com (10/7/2019)- Mujahid Imarah Islam Afghanistan (Thaliban) pada laman web resminya yang dirilis Senin (8/7) memuat daftar kejahatan perang yang dilakukan pasukan penjajah asing yang dikomandoi Amerika selama priode bulan Juni 2019, berikut daftar kejahannya:

Pada hari Sabtu, 1 Juni, empat warga sipil tak berdosa menjadi martir dalam serangan pesawat tak berawak penjajah asing di daerah ‘Gandam-Raze’ di distrik ‘Kajaki’ di provinsi Helmand.

Pada hari Ahad 9 Juni, daerah ‘Sangi Khail’ di distrik ‘Zurmat’ provinsi Paktia diserang oleh pasukan tentara bayaran penjajah. Dalam serangan brutal ini, gerbang utama dari beberapa rumah warga sipil dan masjid yang berdekatan diledakkan dengan bom, dan tiga orang tak bersalah termasuk siswa sekolah dan seorang penjaga sekolah dibunuh dengan kejam.

Baca Juga:

MUJAHIDIN TALIBAN BERHASIL REBUT PROVINSI JAWZJAN DARI TANGAN REZIM AFGHANISTAN BONEKA PENJAJAH AS

Pada hari Ahad 10 Juni, dua anak tewas sementara ayah mereka terluka dalam serangan pesawat tak berawak dari pasukan pendudukan asing di daerah ‘Khojdad’ di distrik ‘Musa Kala’ di provinsi Helmand.

Pada hari Ahad 10 Juni, sebuah masjid menjadi sasaran serangan pesawat tak berawak dari pasukan pendudukan asing di daerah ‘Mirmand Aab’ di distrik ‘Grishk’ di provinsi Helmand, di mana, masjid itu hancur parah, dan lima orang yang sedang melaksanakan shalat tewas, sementara dua lainnya terluka.

Pada hari Kamis, 13 Juni, sebuah kendaraan model Benz dibom penjajah asing dan tentara bayaran internal mereka di daerah ‘Shiwan’ di distrik ‘Bala Buluk’ di provinsi Farah, di mana lima penumpang (yaitu Abdullah s) / o dari Sarwar Aka, Mira Jan s / o Shazada Aka, Borjan Aka, Habibullah s / o Muladad Aka, Amanullah dan Muhammad Naeem s / o Rihmdil Aka, Khairullah s / o Muladad) mati syahid, sementara dua orang lagi terluka. Demikian pula, tiga orang sipil termasuk satu Imam Mulla dibawa pergi sebagai tahanan, dan beberapa hari kemudian mayat mereka ditemukan memiliki tanda-tanda bekas penyiksaan.

Pada hari Jumat 14 Juni, empat warga sipil tewas serta kerugian finansial yang sangat besar menimpa penduduk setempat selama penggerebekan pasukan musuh bersama di daerah ‘Dahna’ di distrik ‘Mohammad Agha’ di provinsi Logar.

Baca Juga:

AMERIKA SERIKAT DAN SEKUTUNYA LAKUKAN GENOSIDE DI AFGHANISTAN

Pada hari Jumat 14 Juni, sepuluh warga negara sipil mati syahid dalam serangan pasukan musuh bersama di desa ‘Puti’ di distrik ‘Mizani’ di provinsi Zabul. Salah satu orang yang mati syahid itu milik distrik ‘Khak-i-Afghan’ sedangkan sisanya adalah orang-orang lokal yang sibuk di ladang mereka.

Pada hari Jumat 14 Juni, dua orang sipil (Dil Agha dan Abdul Qahhar) menjadi martir dalam penembakan mortir acak pasukan rezim boneka di distrik ‘Khawaja Umri’ di provinsi Ghazni.

Pada hari Jumat 14 Juni, lima orang sipil tewas dalam serangan pesawat tak berawak dari pasukan penjajah asing di ‘desa’ Daral ‘daerah’ Musazai ‘di distrik’ Shah-Joe ‘di provinsi Zabul.

Pada hari Jumat 14 Juni, kendaraan jenis corolla sipil dihantam serangan pesawat tak berawak oleh pasukan penjajah asing di desa ‘Sarda’ distrik ‘Shilgar’ di provinsi Ghazni, di mana, empat orang tak berdosa tewas.

Pada hari Sabtu 15 Juni, dua orang warga sipil dalam serangan pesawat tak berawak dari para penjajah asing di daerah ‘Khushal’ di distrik ‘Shilgar’ di provinsi Ghazni.

Baca Juga:

REZIM BONEKA AMERIKA DI KABUL SABOTASE HUBUNGAN POLITIK IMARAH ISLAM AFGHANISTAN DENGAN SEJUMLAH NEGARA KAWASAN DAN DUNIA

Pada hari Sabtu 15 Juni, tujuh orang warga sipil tewas dalam serangan drone pasukan pendudukan asing di daerah ‘Mullagan’ dan ‘Joe 2’ di distrik ‘Shilgar’ di provinsi Ghazni.

Pada hari Sabtu 15 Juni, dua orang warga sipil tewas ketika sedang mengendarai sepeda motor dalam serangan pesawat tak berawak penjajah asing di dekat b pasar Murghy ’di distrik‘ Barmal ’di provinsi Paktika.

Pada hari Sabtu 15 Juni, lima orang warga sipil (Nimatullah, Mohammad Qasim, Kulala, Hamidullah dan Juma Gul) tewas dalam serangan pesawat tak berawak pasukan pendudukan asing di daerah ‘Sarband’ di distrik ‘Sangin’ di provinsi Helmand.

Pada hari Sabtu 15 Juni, tiga orang warga sipil yang tinggal di ‘Habid Kudalo’ menjadi martir dalam serangan pesawat tak berawak oleh pasukan pendudukan asing di daerah ‘Kharkhasha’ di distrik ‘Shilgar’ di provinsi Ghazni.

Pada hari Ahad 16 Juni, seorang warga sipil dan dua anak-anak menjadi martir, sementara beberapa anak lagi termasuk seorang wanita terluka dalam serangan mortir yang membabi buta oleh pasukan internal di daerah ‘Shamiriyan’ di distrik ‘Murghab’ di provinsi Badghis.

Baca Juga:

PBB : IMARAH ISLAM AFGHANISTAN (TALIBAN) “RUMAH BESAR” BAGI PARA JIHADIS DUNIA

Pada hari Ahad 16 Juni, empat warga sipil menjadi martir dan dua puluh dua lainnya terluka, sementara kerugian finansial yang cukup besar menimpa penduduk setempat selama operasi militer pasukan gabungan di pinggiran distrik uma Juma Bazaar ’di provinsi Faryab.

Pada hari Ahad 16 Juni, dua anak tewas, sementara empat wanita terluka dalam pemboman yang membabi buta yang dilakukan oleh pasukan rezim boneka (pasukan Afghanistan, red) di daerah ‘Yukhan’ di distrik ‘Garziwan’ di provinsi Faryab.

Pada hari Ahad 16 Juni, lima orang warga sipil tewas oleh milisi Arbaki yang terkenal antara ‘Siya Gard’ hingga ‘daerah Guzra’ di distrik ‘Pashtun Zarghun’ di provinsi Herat. Dua belas orang tak bersalah menjadi martir di daerah ini selama seminggu oleh milisi Arbaki, sementara tiga puluh lima keluarga dipaksa untuk meninggalkan daerah itu.

Pada hari Ahad 16 Juni, sebuah rumah hancyr oleh serangan pesawat tak berawak dari pasukan pendudukan asing di daerah ‘Grana’ distrik ‘Bala Buluk’ di provinsi Farah, di mana, tiga saudara yang tidak bersalah menjadi martir.

Pada hari Ahad 16 Juni, sebuah kendaraan transportasi dari penduduk sipil setempat menjadi sasaran oleh pasukan internal (rezim Afghanistan, red) di daerah ‘Muqarrab Khail’ di distrik ‘Zurmat’ di provinsi Paktia, di mana, empat pria tak bersalah dan dua wanita menjadi martir.

Baca Juga:

MUJAHIDIN TALIBAN UNJUK EKSISTENSINYA DI KOTA-KOTA BESAR YANG TELAH BERHASIL DIREBUT DARI KAUM PENJAJAH AS

Pada hari Ahad 17 Juni, empat orang sipil tewas dan terluka sementara kerugian finansial yang signifikan ditimbulkan pada penduduk setempat selama pemboman brutal pasukan internal di daerah ‘Amrotak’ di distrik ‘Fairoz-Koh’ di provinsi Ghor.

Pada hari Selasa 18 Juni, dua gadis kecil tewas saat penembakan secara serampangan oleh pasukan internal di desa ‘Gulwal’ distrik ‘Yahya Khail’ di provinsi Paktika.

Pada hari Rabu, 19 Juni, ‘Dr. ‘Desa Khan Agha di daerah’ Chagi ‘di distrik’ Dilaram ‘di provinsi Nimroz diserang oleh koalisi pasukan musuh, di mana, empat warga sipil termasuk Dr. Khan Agha dibawa pergi sebagai tahanan, sementara sejumlah besar barang berharga dicuri dari rumah-rumah penduduk.

Pada hari Rabu 19 Juni, rumah-rumah warga sipil di daerah ‘Nasrullah Kala’ di distrik ‘Bala Buluk’ provinsi Farah diserang oleh pasukan internal, di mana, dua orang tak bersalah menjadi martir, barang-barang berharga dicuri, dan akhirnya enam kendaraan penduduk setempat dibakar.

Pada hari Rabu 19 Juni, seorang warga sipil berusia delapan puluh tahun (bernama Zaman Aka) tewas, sementara kediaman dan tokonya dihancurkan dalam serangan pasukan musuh bersama di daerah ‘Maryam Manda’ di distrik ‘Shahr-i-Safa’ di Provinsi Zabul.

Baca Juga:

TALIBAN AKAN BERPARTISIPASI DALAM DIALOG SESAMA ORANG AFGHANISTAN DI DOHA

Pada hari Kamis 20 Juni, sebuah sekolah madrasah agama dibakar sementara kerugian finansial yang signifikan ditimbulkan pada penduduk setempat selama penyerangan pasukan koalisi musuh di daerah of Baharak ’di distrik‘ Garziwan ’di provinsi Faryab.

Pada hari Senin 24 Juni, empat orang warga sipil tewas dan terluka selama pemboman tanpa pandang bulu oleh penjajah asing di daerah ala Qala Barakzi ’di distrik‘ Sangin ’di provinsi Helmand.

Pada hari Jumat 28 Juni, seorang sipil tewas, sementara beberapa rumah warga sipil rusak saat pemboman yang dilakukan oleh pasukan musuh bersama di daerah ‘Khashtpul’ dan ‘Chamaq’ di distrik ‘Pashtun Kot’ di provinsi Faryab.

Pada hari Sabtu 29 Juni, sebuah madrasah agama di desa ‘Chilgaziyan’ di lembah ‘Naik Paikole’ di distrik ‘Chak’ di provinsi ‘Maidan Wardak’ digerebek oleh pasukan musuh bersama, di mana, tujuh siswa madrasah ini dibunuh dan madrasah rusak parah, sementara empat orang sipil dibawa pergi sebagai tahanan.

Pada hari Ahad 30 Juni, delapan orang sipil mati syahid dan terluka dalam penembakan mortir acak pasukan internal di daerah ‘Qarghan Tapa’ di distrik ‘Imam Sahib’ di provinsi Kunduz.

Pada hari Ahad 30 Juni, rumah-rumah sipil di distrik ‘Rahmat-Abad’ di distrik ‘Shirin Tagab’ di provinsi Faryab diserang oleh pasukan musuh bersama, di mana, tiga orang tak bersalah tewas dan terluka, sementara kerugian keuangan yang signifikan ditimbulkan pada orang lokal.

Pada hari Ahad 30 Juni, desa ‘Laghari’ di distrik ‘Shahr-i-Safa’ provinsi Zabul diserang oleh pasukan musuh bersama, di mana, empat warga sipil termasuk seorang anak mati syahid dan terluka, sementara beberapa kendaraan pengangkut dan panel surya penduduk setempat hancur. [al-emarah]