Pertempuran meletus dengan sengit di pedesaan Hama-Suriyah

Duniaekspress.com. (12/7/2019). – Idlib – Pertempuran sengit meletus di barat laut Suriah sejak Rabu malam (10/07/2019). Kecamuk perang itu dipicu serangan terorganisir faksi-faksi oposisi Suriah yang dipimpin Hai’ah Tahrir Al-Syam (HTS).

Lembaga pengawas HAM Suriah (SOHR) melaporkan, seperti dilansir AFP pada Kamis (11/07/2019), faksi-faksi oposisi meluncurkan serangan untuk merebut desa Al-Hamamiyat dan bukit di dekatnya di pedesaan Hama timur laut.

Korban tewas mencapai 100 pasukan yang terdiri dari 57 tentara rezim dan 44 pasukan oposisi, menurut SOHR.

“Pertempuran berlanjut pada hari Kamis, dengan upaya pasukan rezim melancarkan serangan balik untuk merebut kembali desa itu. Di saat yang sama, pemboman udara dan tembakan artileri oleh rezim terus menghujani posisi pasukan oposisi,” kata kepala SOHR, Rami Abdul Rahman, kepada awak media.

Juru bicara HTS, Abu Khaled Al-Shami, mengatakan kepada awak media bahwa serangan itu dimulai pada malam hari menargetkan “posisi rezim” di desa Al-Hamamiyat sebelum para pejuang dapat mengendalikan desa dan bukit di dekatnya.

Bukit tersebut, Juru bicara faksi Jabhah Wathaniyah li Tahrir (JWT) Naji Mustapha menambahkan, sangat strategis karena posisinya yang dapat memantau jalur pasokan logistik militer rezim Suriah.

Serangkaian pertempuran meletus di pedesaan Hama dalam beberapa pekan terakhir. Salah satunya terjadi pada Juni yang menyebabkan korban tewas 250 pasukan dari kedua pihak, menurut SOHR.

Pertempuran itu bertepatan dengan serangan udara yang berkelanjutan di beberapa daerah di pedesaan Idlib selatan dan Hama utara. (RR)

Sumber: AFP