Lagi dan Lagi Tentara Amerika mati dalam pertempuran di Afghanistan

Duniaekspress.com. (15/7/2019). – Kabul – Misi dukungan Penjajahan di Afghanistan yang dipimpin NATO kembali mengumumkan kematian tentara Amerika di negara tersebut pada hari Sabtu (13/07/2019).

Misi itu tidak memberikan perincian dan merahasiakan nama prajurit tersebut sampai keluarganya dikabari terlebih dahulu.

Kejadian ini merupakan korban tentara Amerika ketujuh yang tewas di Afghanistan sepanjang 2019. Kembali tewasnya tentara AS ini terjadi di saat Washington masih dalam proses negosiasi damai dengan Taliban.

Sekitar 20.000 tentara asing ditempatkan Afghanistan. Sebagian berasal dari AS. Keberadaan pasukan-pasukan ini merupakan bagian dari misi militer pimpinan NATO untuk melatih dan membantu dan memberi arahan (nasehat) kepada pasukan boneka Afghanistan.

PBB mengatakan dalam sebuah pernyataan pada Februari bahwa jumlah korban sipil Afghanistan mencapai rekor tertinggi tahun lalu dengan total 3.804 korban tewas. Mayoritas mereka korban serangan udara pasukan pimpinan AS dan bom “bunuh diri”.

Presiden AS Donald Trump menginginkan penyelesaian politik dengan Mujahidin Taliban untuk mengakhiri perang 18 tahun di negara itu. Namun Mujahidin Taliban ingin semua pasukan asing menarik diri sebelum menandatangani perjanjian damai formal tersebut. (RR).

Sumber : Reuters

 

Baca juga, MUJAHIDIN TALIBAN BERHASIL REBUT PROVINSI JAWZJAN DARI TANGAN REZIM AFGHANISTAN BONEKA PENJAJAH AS