Risalah untuk setiap mujahid (pengikut ISIS) yang ikut memerangi saudara sesama Mujahid

Baca sebelumnya, PIMPINAN UMUM TANZHIM AL-QAIDAH BERLEPAS DIRI DARI JAMA’AH DAULAH ISIS

Duniaekspress.com. (21/7/2019). Syaikh Dr. Aiman Azh-Zhawahiri memberikan nasehat kepada Mujahidin : “ Disini Saya wajib menyampaikan risalah kepada setiap Mujahid yang turut memerangi saudaranya sesama mujahidin atau berbuat zalim terhadap harta, kehormatan dan hak milik mereka. Saya nasehatkan kepada mereka : Sesungguhnya perintah pemimpinmu tidak dapat membebaskanmu dari tanggung jawab. Syaikh Azh-Zhawahiri, syaikh Jaulani, Syaikh Al-Hamawi, dan juga Abu Bakar Al-Baghdadi, mereka tidak dapat melindungimu dari hukum Allah jika kamu berbuat zalim terhadap saudaramu sesama Mujahidin.

Setiap mereka akan menjadi orang yang lemah pada hari kiamat nanti. Mereka membutuhkan orang yang dapat menyelamatkan mereka dari hisab. Karena itu, Jika pemimpinmu memerintahkan kepadamu untuk memerangi saudaramu sesama mujahidin, Janganlah kamu menaatinya dan mintalah kepdanya untuk mengirimmu ke perbatasan musuh supaya berhadapan dengan musuh Ba’tsi, pendosa serta sekutunya, orang-orang shafawi.

Jangan sampai kamu meledakkan diri  untuk saudaramu atau tempat singgah mereka. Ingatlah bahwasannya kamu akan mati sendirian, dikubur sendirian, dibangkitkan sendirian, beridiri dihadapan Robb-mu sendirian, dan akan menjawab apa yang telah kamu kerjakan sendirian. Pemimpinmu tidak akan membersamaimu dalam setiap tahapan itu maka persiapkanlah jawaban untuk hari yang penting itu.

Wahai para Mujahid, ingatlah bahwa kamu berhijrah ke negeri Syam untuk meninggikan kalimat Allah dan menjatuhkan kalimat orang-orang kafir. Oleh karena itu, jangan kamu sesatkan jalanmu. Jangan kamu hilangkan tujuanmu. Berhati-hatilah dan jangan sampai kamu dimanfaatkan oleh sebagian pemimpin dalam persengketaan mereka untuk meraih kekuasaan, gelar, jabatan,  dan keuntungan. Saya katakan kepada kalian : Kalau aku sendiri memerintahkan kepadamu untuk memerangi saudaramu sesama mujahidin maka jangan taati aku, dan jika saya memerintahkanmu untuk meledakkan dirimu pada saudaramu mujahidin maka jangan taati aku. Sebab, sesungguhnya aku tidak dapat memberimu manfaat sedkit pun untukmu pada hari kiamat.”

Bersambung …

 

Baca juga, APA KATA MEREKA TENTANG DAULAH ABU BAKAR AL-BAGHDADI (ISIS) ?