Fitnah yang Syaikh Abu Khalid As-Suri saksikan dan peringatkan

 

Baca Sebelumnya, RISALAH UNTUK SETIAP MUJAHID (PENGIKUT ISIS) YANG IKUT MEMERANGI SAUDARA SESAMA MUJAHID

Duniaekspress.com. (22/7/2019). Syaikh Dr Aiman Azh-Zhawahiri berkata dalam ucapan bela sungkawanya untuk Syaikh Abu Khalid As-Suri – Semoga Allah menerimanya ; “ Inilah Fitnah yang disaksikan oleh Syaikh Abu Khalid As-Suri, dan beliau memperingatkan tentangnya, Allah berkehendak beliau sebagai Syahid dalam fitnah itu dan fitnah yang terjadi hari ini, adalah fitnah yang tidak menjaga kehormatan, senioritas, pengalaman dan tidak pula jihad, hijrah dan sabar dalam tawanan serta keteguhan diatas kebenaran. Fitnah ini membutuhkan sikap dari setiap kaum muslimin pada hari ini untuk melawannya dan membentuk opini publik dalam menentangnya, serta menentang setiap orang yang tidak Tahkim Syar’i al-Mustaqil (Pengadilan Syari’at Independen) di dalamnya. Saya tekankan dengan kata “Independen”, karena tidak ada artinya menegakkan pengadilan dengan membantu anggotanya yang sedang bersengketa.

Setiap Muslim dan Mujahid hendaknya tidak terlibat dalam penumpahan darah mujahidin. Hendaknya pula ia menolak meledakkan diri ditempat-tempat mereka dan membunuh Syaikh-Syaikh mereka yang berusaha menaklukan para pembesar kaum Mujrim serta berusaha dengan segala cara untuk membunuh mereka. Lalu, tiba-tiba berdirilah orang-orang bodoh ekstrem itu menumpahkan darah mereka yang haram.

Semua kaum muslimin untuk hendaknya tidak turut membantu orang yang meledakkan tempat-tempat mujahidin, mengirim bom mobil, atau bom manusia. Hendaknya kaum muslimin berhenti mendukung mereka(kaum ghuluw) dalam bentuk apapun.

Siapa saja yang terjatuh kedalam kesalahan ini hendaknya menyadari bahwa ia sedang membantu musuh Islam dengan tangannya. Justru disaat musuh-musuh itu tidak sanggup untuk melakukannya dengan segala potensi yang mereka miliki.

Hasil gambar untuk Syaikh Abu Khalid As-Suri

Syaikh Abu Khalid As-Suri insyaAllah Syahid

Cucu mereka akan gagal di negeri syam

Syaikh Dr. Aiman Azh-Zhawahiri berkata sebagai bantahan atas daulah Abu Bakar Al-Baghdadi (daulah ISIS), dan  Abu bakar Al-Baghdadi yang mengaku khilafah : Berangkat dari seorang pekerja menuju jabatan jabatan yang ada di hadapnnya. Mereka mengoyakkan kehormatannya dengan terang-terangan dan keji. Pendahulu mereka membunuh khilafah ketiga. Saat sedang melantunkan Al-Qur’an yang suka damai dan penyabar. Menusuk Abu Hasan seorang Imam (Pemimpin) saat sedang Sholat. Menutup kebencian itu dengan tusukan lalu bergegas pergi. Di negeri syam cucu-cucu mereka akan gagal merugi. Dan cukuplah Allah sebagai pemberi petunjuk dan Penolong.

Bersambung….

 

Baca juga, ISIS BERTANGGUNG JAWAB ATAS BOM BUNUH DIRI DAN PEMENGGALAN DI SINAI