REZIM SURIAH KEMBALI MEMBOMBARDIR IDLIB, 20 WARGA SIPIL TEWAS

Duniaekspress.com (25/7/2019)- Pasukan gabungan rezim Suriah dan sekutu utamanya Rusia kembali membombardir benteng pertahanan terakhir pejuang di Idlib pada Rabu (24/7), menewaskan sedikitnya 20 warga sipil, termasuk lima anak-anak.

Seperti yang diberitakan CNN, Kamis (25/7), Kelompok pemantau Syrian Observatory for Human Rights melaporkan bahwa salah satu gempuran tersebut menghantam satu ladang di dekat Kota Khan Sheikhun.

Akibat serangan tersebut, sepuluh orang dari keluarga yang sama tewas, tiga di antaranya anak-anak.

Baca Juga:

PENGGUSURAN DI YERUSALEM, AMERIKA LINDUNGI ISRAEL DI DK PBB

PROTES KEMATIAN MORSI, TAHANAN POLITIK MESIR MOGOK MAKAN

Bombardir dari jet-jet tempur yang dikomandoi Bashar al Assad ini juga merenggut lima nyawa, termasuk dua anak-anak, di Kota Ariha, Idlib.

Sementara itu, lima warga sipil juga tewas akibat serangan udara dan tembakan artileri di daerah lainnya di Idlib.

Pemerintah Suriah dan Rusia memang sedang meningkatkan gempuran dan pengeboman di wilayah Idlib sejak April lalu. Akibatnya, lebih dari 730 penduduk sipil tewas.

Berita Terkait:

267 PERSONIL PERTAHANAN SIPIL TEWAS SEJAK 2012

SERANG SEBUAH PASAR, 20 WARGA SIPIL SURIAH TEWAS

SERANGAN UDARA REZIM SURIAH TEWASKAN BELASAN WARGA SIPIL

Berdasarkan data Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), setidaknya 25 rumah sakit dan klinik di Idlib juga hancur akibat serangan militer sejak April lalu.

Pecah pada 2011, perang Suriah secara keseluruhan hingga kini sudah menewaskan lebih dari 370 ribu orang dan menyebabkan jutaan penduduk harus mengungsi.