Daulah ISIS mengafirkan kaum muslimin yang menyelesihinya dengan menyebutnya sebagai Shahawat

Baca sebelumnya, DAULAH ISIS MENGEBOM WILAYAH DAN PEMUKIMAN MUJAHIDIN

Duniaekspress.com. (28/7/2019). Syaikh Abu Muhammad Al-Maqdisi berkata : “Saya mengetahui bahwa tanzhim Daulah (ISIS) dengan jajaran pimpinannya yang keras kepala, di wakili oleh Adnani (sebelum tewas) dan orang-orang disekitarnya yang tanpa pikir panjang dalam menumpahkan darah orang-orang yang menyelisihi mereka, beserta para dewan syar’inya yang berani mengkafirkan kaum muslimin yang menyelisihi mereka dengan  menyebutnya sebagai kelompok Shahawat, saluliyah (pengikut alu salul), murtaddin atau sururiyah, telah disifati oleh sebagian ulama kita seperti Syaikh Abu Qatadah dengan sebutan khawarij karena praktik-praktik yang mereka lakukan tersebut.

Kendatipun demikian, saya juga menyadari bahwa itu tidak berarti semua anggotanya menyandang sifat (khawarij) ini. Ahli ilmu (ulama) menyebutkan secara umum sifat seperti itu kepada kelompok-kelompok yang memiliki kekuatan jika pimpinan-pimpinannya atau yang berkuasa atasnya menganut faham itu. Penyebutan secara umum seperti itu tidak menghalangi akan adanya personal-personal dalam kelompok itu yang tidak menyandang sifat tersebut meskipun jumlahnya banyak. Tentu saja selama krisis-krisis yang terjadi itu bukan karena (keputusan) mereka, dan selama mereka hanya menjadi pengikut, bukan sebagai orang yang diikuti.” (Ikhtisharul Ma’arij fit Tahdziri min Mudzaharatil ‘ala khawarij).

bersambung …

 

Baca juga, KELOMPOK BAGHDADI GUNAKAN DALIL UMUR UMAT TIDAK LEBIH DARI 1500 TAHUN SEBAGAI PEMBENARAN, BENARKAH?