Jangan mau menjadi Bahan bakar Neraka Jahannam karena membunuh kaum muslimin dengan mengatasnamakan Daulah (ISIS) dan khilafah

Baca sebelumnya, DAULAH ISIS MENGKAFIRKAN KAUM MUSLIMIN YANG MENYELISIHINYA DENGAN MENYEBUTNYA SHAHAWAT

Duniaekspress.com. (29/7/2019). Syaikh Abu Muhammad Al-Maqdisi memberikan nasehat kepada para mujahidin, “ Saudaraku yang Mulia, jika engkau masuk medan jihad dan ditakdirkan tertangkap oleh sebagian orang ghulat, maka jangan lalai dengan kehormatan darah muslimin, semua kaum muslimin sekalipun Ia ahli maksiat. Rasulullah shallallahu’alaihi wassalam telah bersabda kepada kaum muslimin seluruhnya dengan bermacam-macam tingkatan dan kekuatan iman mereka ketika haji wada’, ‘Sesungguhnya darah dan harta kalian adalah haram atas (sesama) kalian, sebagaimana keharaman (kesucian) hari kalian ini, pada bulan kalian ini, dan di negeri kalian ini’.

Dan ingatlah pula bahwa ancaman paling keras yang diturunkan didalam kitabullah –yang saya ingatkan agar didukung dan diberlakukan hukumnya- adalah ancaman atas pembunuhan seorang mukmin dengan sengaja. Allah subhanawata’ala berfirman ; “Dan barangsiapa yang membunuh seorang mukmin dengan sengaja maka balasannya ialah jahannam. Ia kekal didalamnya dan Allah murka kepadanya, dan mengutukinya serta menyediakan azab yang besar baginya’. (An-Nisa’:93).

Rasulullah shallallahu’alaihi wassalam bersabda : “Seandainya penduduk langit dan bumi bersekongkol untuk membunuh seorang mukmin, niscaya Allah akan menelungkupkan mereka kedalam neraka.”

Demi Allah, saya kasihan kepadamu, jika melihatmu menjadi bahan bakar perang sesama kaum muslimin. Ikut andil dalam penyembelihan orang-orang yang dilindungi darahnya secara syar’i dan memotong leher kaum muslimin atas nama daulah (ISIS) dan khilafah, atas mengatas namakan jihad dan isytisyad, atau atas dasar memerangi shahawat (murtadin) tanpa dalil dan bukti yang jelas. Yang karena perbuatan itu, engkau menjadi bahan bakar neraka jahannam. Semoga Allah menjaga kami dan engkau darinya. Dimana engkau keluar dari rumahmu untuk mencari syurga dan berusaha untuk terbebas dari neraka.” (Risalah ila Ash-Shadiqin mimman nafaru ila ardhil jihad fi suriyah).

Bersambung … 

 

Baca juga, PIMPINAN UMUM TANZHIM AL-QAIDAH BERLEPAS DIRI DARI JAMA’AH DAULAH ISIS