Daulah ISIS telah disusupi orang-orang Ba’ats dan menyamakan Abu Bakar al-Baghadadi dengan Syaikh Az-Zarqowi adalah kezaliman

Baca sebelumnya, JANGAN MAU MENJADI BAHAN BAKAR NERAKA JAHANNAM KARENA MEMBUNUH KAUM MUSLIMIN DENGAN MENGATASNAMAKAN DAULAH (ISIS) DAN KHILAFAH

Duniaekspress.com. (30/7/2019). Syaikh Abu Muhammad Al-Maqdisi ditanya : Apa pendapat anda tentang Abu Bakar Al-Baghdadi yang mengklaim dirinya meniti jalan Syaikh Abu Mus’ab Az-Zarqowi dan mengikutinya ?

Maka beliau menjawab, “Saya yakin, terlepas adanya nasehat-nasehat dan kritikan yang saya sampaikan kepada Syaikh Az-Zarqowi secara tertulis dan telah tersebar luas, akan tetapi kita menzalimi Syaikh Az-Zarqowi apabila kita mengatakan bahwa Abu Bakar Al-Baghadadi meniti manhajnya (Syaikh Abu Mus’ab Az-Zarqowi). Syaikh Abu Mus’ab Az-Zarqowi tidak pernah membunuh orang-orang yang menyelisihinya, yang seakidah dan sejalan jihad dengannya. Syaikh Abu Mus’ab Az-Zarqowi juga tidak pernah membersihkan (membunuhi) sebagian qiyadah jihad di Iraq yang berselisih dengannya. Sekarang kita melihat di lapangan bahwa jama’ah Abu bakar al-baghdadi (Daulah ISIS) membunuh siapa saja yang menyelisinya dari jama’ah lain. Mereka menyusun tahapan dalam pembunuhan itu. Caranya adalah dengan mengeluarkan mereka dahulu dari Islam dan mengafirkannya, kemudian dengan pengafiran itu mereka (daulah ISIS) menghalalkan darahnya.

Amaliyat-amaliyat (operasi militer) seperti bom bunuh diri terhadap musuh itu, difatwakan oleh ulama sebagai solusi terakhir (darurat) atau salah satu pengecualian, namun mereka membuatnya longgar. Para anggotanya (daulah ISIS) mempraktekan terhadap mujahidin yang menistbatkan dirinya kepada aliran salafy yang menolak bergabung bersama mereka. Mereka memerangi musuh yang sama di Suriyah dan Irak. Mereka mempraktekannya bersama-sama tetapi mereka meledakan diri terhadap mereka (mujahidin). Ini adalah suatu perkara yang tidak pernah dilakukan oleh Syaikh Abu Mus’ab Az-Zarqowi.

Selain itu kami tegaskan bahwa para pimpinan tanzhim Daulah ISIS adalah infiltran (penyusup) dari mantan orang-orang (partai) Ba’ats dan bahwa kekuatan berada ditangan para pemimpin itu. Dimana beberap waktu sebelumnya mereka berafiliasi kepada pemerintahan Ba’ats di Irak. Dan Abu Bakar Al-Baghdadi merupakan ring terlemah di dalam jama’ah daulah ISIS ini. Semua kekuatan berada ditangan orang-orang mantan Ba’ats itu. Merekalah yang mengendalikan semua urusan, mereka juga mewarisi sifat Ghuluw (ekstrim) dari jam’ah-jama’ah ghuluw. Setelah itu, mereka baru memulai amaliyat (operasi) penyembelihan sebagaimana yang kita lihat saat ini di lapangan sebagai penyimpangan.

Dan saya meyakini, adalah suatu kezaliman jika kita menyamakan jama’ah (Daulah ISIS) ini dengan Syaikh Abu Mus’ab Az-Zarqowi, kendatipun saya juga memberikan nasehat dan kritikan dalam beberapa perkara dan perbuatan yang dilakukan oleh Syaikh Abu Mus’ab Az-Zarqowi.”

(wawancara Syaikh Abu Muhammad Al-Maqdisi dengan CNN Arabiyyah).

 

Baca juga, DAULAH ISIS MENGKAFIRKAN KAUM MUSLIMIN YANG MENYELISIHINYA DENGAN MENYEBUTNYA SHAHAWAT