Duniaekspress.com (31/7/2019)- Sebuah pesawat militer Pakistan jatuh pada hari Selasa (30/7) ketika sedang menjalankan latihan rutin, kejadian tersebut menghancurkan beberapa rumah di dekat kota garnisun Rawalpindi dan menewaskan sedikitnya 17 orang.

Kebakaran, rumah yang rusak dan puing-puing terlihat di desa Mora Kalu di pinggiran Rawalpindi setelah fajar. Militer dan polisi menutup daerah perumahan untuk mencari puing pesawat dan bukti investigasi setelah upaya penyelamatan berakhir.

“Lima tentara, termasuk dua pilot tentara, dan setidaknya 12 warga sipil tewas,” kata militer Pakistan dalam satu pernyataan.

Baca Juga:

ISRAEL PASANG PEMINDAI WAJAH DI PINTU MASUK QALANDIA

SYIAH HOUTHI SERANG PASAR DI SAADA

Farooq Butt, seorang pejabat di layanan darurat yang dikelola pemerintah, mengatakan 15 orang terluka. Petugas penyelamat mengatakan korban tewas bisa meningkat karena beberapa dari mereka yang terluka berada dalam kondisi kritis.

“Kami telah memindahkan semua mayat dan orang yang terluka ke rumah sakit,” katanya kepada The Associated Press. “Sebagian besar korban menerima luka bakar dan anak-anak termasuk di antara yang mati.”

Penduduk mengatakan mereka bangun ketika mereka mendengar ledakan dan melihat puing-puing pesawat yang terbakar di dekat rumah mereka.

“Adikku, suaminya, dan ketiga anaknya tewas ketika pesawat menghantam rumah mereka,” kata Mohammad Mustafa, ketika dia terisak di dekat rumah saudaranya yang rusak parah. Dia mengatakan penyelamat dan pasukan dengan cepat mencapai daerah itu setelah kecelakaan.

Abdul Rehman, seorang dokter medis, mengatakan setidaknya tiga rumah rusak parah dan jenazah pilot telah dievakuasi.

Militer mengatakan pesawat militer sedang dalam penerbangan pelatihan rutin ketika jatuh, tetapi tidak belum mengetahui informasi tentang kemungkinan penyebabnya.

Militer Pakistan telah dalam keadaan siaga maksimum sejak Februari ketika India melancarkan serangan udara di dalam Pakistan, dengan mengatakan pihaknya menargetkan gerilyawan yang bertanggung jawab atas pemboman bunuh diri yang menewaskan 40 tentara India di Kashmir yang dikelola India.

Pakistan pada saat itu membalas dan menembak jatuh dua pesawat angkatan udara India. Satu pilot India ditangkap dan kemudian dibebaskan di tengah tanda-tanda meredakan ketegangan.