Tabiat jama’ah Daulah ISIS akhlak mereka lebih dominan nyelekit dan keras terhadap kaum muslimin

Baca sebelumnya, DAULAH ISIS TELAH DISUSUPI ORANG-ORANG BA’ATS DAN MENYAMAKAN ABU BAKAR AL-BAGHDADI DENGAN SYAIKH AZ-ZARQOWI ADALAH KEZALIMAN

Duniaekspress.com. (01/8/2019). Syaikh Abu Muhammad Al-Maqdisi berkata, “Demi Allah, kami belum pernah mendapati berbagai akhlak tercela seperti itu kecuali pada orang-orang ghuluw tersebut, para pengkhianat, penipu, pendusta, dan penghasut yang tidak mengerti akan akhlak muslimin dan tidak bisa merasakan arti ukhuwah imaniyah. Celakanya lagi, mereka justru mengurung diri dalam (tempurung) ukhuwah tanzhim dan kelompok. Lisanul hal (perilaku) mereka itu merepresantikan perkataan yahudi : ‘Janganlah kamu percaya melainkan kepada orang yang mengikuti agamamu’. Sepertinya Allah Subhanawata’ala menguji kita dengan media ekstrim dan penyebarannya di berbagai negeri di zaman ini. Hal itu untuk mengumpulkan mereka dalam satu kelompok dan membersihkan “kotoran” dari ummat Islam serta memurnikan barisan pengikut manhaj dan jama’ah ini dari mereka (jama’ah Daulah ISIS). Dan Allah Maka berkuasa atas segala urusan-Nya, namun kebanyakan manusia tidak mengetahuinya.”

Dan Syaikh Abu Muhammad Al-Maqdisi berkata pula ; “Penting diketahui bahwa ketika melihat sebagian besar tabi’at jama’ah Daulah ISIS, saya mendapati akhlak dan tabi’at mereks lebih dominan nyelekit dan keras terhadap kaum muslimin maupun selain kaum muslimin. Tampak pada diri mereka dominasi perangai pemarah dan tabi’at buas nan kejam kecuali yang dirahmati oleh Allah dan jumlah mereka sedikit. Dan yang sedikit itu tidak memiliki efek sedikit pun dalam memberikan arahan kepada jama’ah daulah ISIS itu, bahkan mereka hanyut bersama mereka kemana saja mereka mengalir. Tidak memiliki daya untuk mengubah, memperbaiki, memberi petunjuk maupun arahan,” (Ath Thariq ila Tazkiyyatin Nufusi wa taujihi Thaba’ihal Ghadhbiyyah ila mardhatillahi).

 

Bersambung … 

 

Baca juga, DAULAH ISIS MENGKAFIRKAN KAUM MUSLIMIN YANG MENYELISIHINYA DENGAN MENYEBUTNYA SHAHAWAT