Duniaekspress.com (7/8/2019)- Aktivis perempuan Saudi Souad Al-Shammari mengatakan bahwa sebagian besar warga Saudi ingin mengunjungi negara Israel, pernyataan tersebut disampaikan saat wawancara dengan TV Israel, pada hari Senin (5/8/2019)

“Mengunjungi Israel adalah impian sebagian besar warga Saudi, serta banyak penduduk Negara Teluk dan orang-orang Arab.” kata Shammari, dalam wawancara di Israeli Public Broadcasting (KAN).

Aktivis hak-hak perempuan juga menyambut baik keputusan Saudi baru-baru ini untuk mengakhiri sistem wali (mahrom, red) bagi perempuan yang akan berpergian berusia lebih dari 21 tahun.

“Putra Mahkota Saudi Mohammed Bin Salman adalah seorang “nabi” dan “penyelamat”, ujarnya.

Baca Juga:

PASTOR CABULI ANAK-ANAK TUNA RUNGU DI ARGENTINA MULAI DISIDANG

MESIR MASUK NEGARA TERBANYAK PENJARAKAN JURNALIS

Penampilannya di TV Israel telah memicu kritik lebih lanjut terhadap Arab Saudi yang telah terlihat menormalkan hubungan dengan Tel Aviv dalam beberapa bulan terakhir.

Bulan lalu, blogger Saudi Mohammed Saud melakukan tur ke Yerusalem yang diduduki menyusul undangan dari Tel Aviv. Dia bertemu dengan putra Perdana Menteri Benjamin Netanyahu Yair dan mengunjungi situs suci Muslim Masjid Al-Aqsa namun dia dipaksa keluar dari daerah itu setelah dia dihina oleh jamaah Palestina yang menyebutnya “pengkhianat”.

Berita Terkait:

HADIRI UNDANGAN ISRAEL, MUHAMMAD SAUD DICEMOOH WARGA PALESTINA

Raja Saudi Salman secara teratur menegaskan kembali bahwa kerajaan berkomitmen untuk mendapatkan hak-hak warga Palestina, namun putranya, penguasa de facto negara kaya minyak itu telah dianggap membebani negara-negara Barat dan Israel untuk memastikan pemerintahannya yang berkelanjutan.