Sebagian orang di Daulah (ISIS/IS) lebih dusta dari Rafidhah dan lebih bohong dari Yahudi

Baca sebelumnya, MODEL GHULUW DAULAH KHAWARIJ (ISIS/IS) ADALAH KOMBINASI ANTARA MURJI’AH DAN JAMI’YAH

Duniaekspress.com. (7/8/2019). Syaikh Abu Muhammad Al-Maqdisi berkata ; “Terkadang saya melihat beberapa dari mereka (anggota Daulah ISIS/IS) lebih buruk daripada Khawarij. Kalo orang khawarij mengafirkan seseorang karena melakukan dosa besar, ini sebagian dari mereka (daulah ISIS) bahkan ada orang-orang yang mengafirkan seseorang yang sebenarnya ia melakukan ketaatan (taqwa), setelah membalikan sebutan ketaatan itu dengan kemaksyiatan, pengkhianatan dan melakukan koalisi (persekutuan).

Kaidah takfir menurut kebanyakan dari pengikut mereka adalah berdasarkan hawa nafsu dan pertikaian. Mereka itu lebih didominasi oleh kebodohan, tidak memiliki kesadaran, dan pendek akal. Sementara kaum khawarij, mereka tidak pernah berdusta. Saya memiliki pengalaman dan berurusan dengan mereka (jamaah daulah ISIS/IS). Sebagian dari mereka saya dapati lebih pendusta dari Rafidhah dan lebih pembohong daripada orang-orang Yahudi.

Sungguh, mereka menghunuskan pedang kepada orang-orang terbaik dari ummat Nabi Muhammad shallallahu’alaihi wassalam, dari kalangan mujahidin. Menghalalkan darah dan harta mereka. Mereka lebih berani dan lebih cepat membunuh mujahidin daripada orang-orang kafir asli, karena menganggap mereka sebagai murtadin (orang-orang murtad), dan orang murtad itu lebih buruk daripada kafir asli. Di dalam hadist Rasulallah shallallahu’alaihi wassalam bersabda, : “Barangsiapa yang menyerang ummatku, membunuh orang baik dan orang pendosa diantara mereka tanpa pandang bulu, tidak memperhatikan orang mukmin di dalamnya, tidak menepati janji kepada orang yang ia telah berjanji kepadanya, maka ia bukan dari golonganku. Dan barangsiapa yang berperang di bawah bendera kesukuan (Nasionalisme), berperang atas dasar ashobiyyah (fanatisme kelompok) atau marah atas dasar ashobiyyah, atau menolong atas dasar ashobiyyah, kemudian ia terbunuh, maka matinya adalah dalam kondisi Jahiliyah.”

(Makalah : Limadza Lam Usammihim Hattal ‘Ana khawarij, Raghma anna Fihim man hum Aswa’u minal khawarij)

Bersambung … 

 

Baca juga, JAMA’AH DAULAH (ISIS) KEHILANGAN LEBIH BANYAK ULAMA DAN PENUNTUT ILMU SENIOR