Duniaekspress.com (10/8/2019)- Tahanan Politik kembali tewas didalam Penjara, Adel Abdulwahab Abu Eisheh telah meninggal di penjara Wadi Al-Natroun setelah ditolak perawatan medis untuk penyakit liver dan diabetesnya.

Dikutip dari Memo, Adel telah menjadi salah satu dari sejumlah tahanan yang mati tahun ini karena tidak mendapat perawatan medis, tindakan hukuman umum yang digunakan oleh rezim Mesir terhadap tahanan politik.

Pada bulan Juni, mantan Presiden Mohamed Morsi meninggal setelah pingsan selama sesi pengadilan. Dia telah ditahan di sel isolasi dan ditolak perhatian medis mendesak untuk diabetesnya.

Baca Juga:

BENGINILAH KONDISI PETINGGI IKHWAN DI PENJARA REZIM MESIR

DUA TAHANAN POLITIK MESIR TEWAS DI DALAM PENJARA

Pada bulan Juli tahanan politik Mesir yakni, Omar Adel meninggal di Penjara Tora pada usia 29 dan Kilani Hassan meninggal di Penjara Minya setelah ditolak perawatan medis dan menjadi sasaran kondisi penjara yang buruk.

Tahanan poltik Mesir disimpan di sel yang penuh sesak dengan ventilasi yang buruk dan tidak diberi makanan yang memadai. Banyak yang disimpan di sel isolasi tanpa toilet dan hanya diizinkan keluar selama satu jam sehari.

Banyak tahanan dilarang melihat keluarga mereka, tindakan hukuman yang memburuk setelah kematian Morsi. Pada bulan Juli harga izin khusus untuk mengunjungi tahanan naik 500 persen.

Pada akhir Juli, LSM El-Nadeem yang berbasis di Kairo mencatat bahwa 30 orang tewas dalam tahanan dan 111 orang telah mengalami kelalaian medis dalam enam bulan pertama 2019.

Baca Juga:

KELOMPOK EKSTRIMIS YAHUDI AKAN SERBU AL-AQSHA SAAT IED

RIBUAN PEREMPUAN MESIR ALAMI PENYIKSAAN DAN PELECEHAN DIBAWAH REZIM EL-SISI

Aktivis Mesir meluncurkan kembali kampanye Batel pada tanggal 2 Agustus untuk meningkatkan kesadaran akan 60.000 tahanan politik di Mesir.

Ini pertama kali diluncurkan pada bulan April untuk menolak amandemen konstitusi untuk memperpanjang pemerintahan Presiden Abdel Fattah Al-Sisi dan pemerintah telah mencoba beberapa kali untuk memblokir situs tersebut.

Otoritas Mesir sekali lagi memblokir kampanye setelah penandatanganan melebihi 130.000, tetapi orang Mesir malah bersatu di bawah tagar “Penjara Mesir tidak sah”.