Duniaekspress.com (9/8/2019)- Tewasnya seorang tentara Israel dengan penuh luka di Tepi Barat, Hamas pejuang bersenjata yang menguasai Jalur Gaza memuji aksi tersebut dan menyebutnya sebagai aksi heroik.

Kami salut kepada para pejuang pahlawan, putra-putra rakyat kami, yang melakukan operasi heroik yang menewaskan seorang tentara tentara pendudukan,” kata Hamas dalam sebuah pernyataan.

Kelompok militan Jihad Islam Palestina juga memuji pembunuhan itu dan sebut sebagai aksi “heroik dan berani”.

Tentara Zionis bernama Kopral Dvir Sorek ditemukan tewas dengan banyak luka tusuk di tubuhnya. Jasadnya ditemukan di dekat pemukiman Migdal Oz, utara kota Hebron, pada hari Kamis (8/8/2019). Militer Zionis menuduh pelakunya adalah seorang penyerang asal Palestina yang saat ini diburu.

Baca Juga:

BENGINILAH KONDISI PETINGGI IKHWAN DI PENJARA REZIM MESIR

KEJAHATAN SEKSUAL PEMUKIM YAHUDI MULAI TERUNGKAP

Tentara tersebut juga tercatat sebagai pelajar di seminari Yahudi pra-militer di blok permukiman Gush Etzion. Jasad korban ditemukan tanpa senjata dan tidak mengenakan seragam militer.

“Kami tahu bahwa tanah Israel dibeli dengan kesakitan,” kata Netanyahu dalam kunjungannya ke pemukiman Beit El, di mana ia menyarankan menerapkan kedaulatan atas pemukiman Tepi Barat, sebuah kebijakan kontroversial yang berpotensi membuat marah Palestina.

“Hari ini salah seorang putra kami jatuh. Dia berasal dari keluarga yang telah membuat pengorbanan besar untuk tanah Israel,” katanya.

Pasukan Israel yang terdiri dari tentara dan polisi dalam jumlah besar berkeliaran di desa Beit Fajar, Palestina, satu mil sebelah selatan tempat jasad korban ditemukan. Tentara memblokir jalan dan menggeledah rumah-rumah warga. Militer mengatakan pasukan tambahan sedang dipanggil untuk datang ke Tepi Barat.