Para Pemimpin Daulah (ISIS/IS) tidak memiliki akhlak, Dien, dan Tanggung Jawab

Baca sebelumnya, JAMA’AH DAULAH ISIS/IS TIDAK MAU TUNDUK PADA HUKUM SYAR’I KECUALI JIKA ITU MENGUNTUNGKAN MEREKA

Duniaekspress.com. (12/08/2019). Syaikh Abu Muhammad Al-Maqdisi berkata, “Orang-orang ini jika mereka tetap pada apa yang mereka lakukan selama ini, mereka akan menjadi orang yang paling jauh dari Nabi shallallahu’alaihi wassalam. Diriwayatkan dari Jabir r.a. bahwa Rasulallah shallallahu’alaihi wassalam bersabda, “Sesungguhnya, hal yang paling aku cintai darimu dan yang paling bisa mendekatkan dirimu padaku pada hari kiamat adalah yang terbaik akhlaknya, lembut perangainya, yang ramah dan diperlakukan ramah. Dan yang paling aku benci untuk diriku dan yang paling jauh dari diriku pada hari kiamat ialah mereka yang banyak bicara, meremehkan manusia dalam berbicara, dan angkuh serta sombong saat berbicara.”

Saya pernah menjalin hubungan dan berinteraksi dengan beberapa dari mereka (jama’ah Daulah ISIS), dan saya menemukan bahwa mereka adalah orang yang terburuk akhlaknya dan yang paling hina dalam berinteraksi. Cukuplah bagi para pencari kebenaran untuk mengetahui bahwa setelah sebelumnya mereka memanggil-manggil saya dengan sebutan, “Syaikh kami, syaikh kami, …” selama bernegoisasi, namun setelah sebulan mereka mengirim file kebohongan dan menangguhkan ke ponsel saya. File itu terkunci dengan sandi awal berbunyi : Al-Maqdisi germo.

Saya akan terus meminta pertanggung jawaban Abu Bakar Al-baghdadi dan Al-Adnani serta kaki tangannya atas fitnah nama panggilan kotor ini. Saya akan menghentikan mereka dihadapan Allah karena permasalahan tersebut. Saya tidak akan membiarkan mereka bebas dari urusan ini, sampai mereka membawakan jalan keluar dari tuduhan ini, Sebab, dengan sebutan itu mereka telah memfitnah saya dan keluarga saya. Orang yang mengesahkan, dewan syar’i, dan pembela mereka juga memikul tanggung jawab atas tindakan mereka itu.

Saya ceritakan ini bukan untuk mengadu atau menyampaikan keluhan kepada siapapun dari penduduk dunia, tetapi supaya orang-orang yang tertipu oleh mereka mengetahui bagaimana model kepemimpinan ini, yang memimpin mereka dan meledakkan tubuh mereka. Apakah mereka layak untuk memercayakan hidup mereka kepada orang-orang yang kepemimpinannya jauh dari akhlak mulia, agama, serta tanggung jawab? Kelak kalian akan mengingat apa yang saya katakan, dan saya serahkan masalah ini kepada Allah. Sungguh, Dia-lah yang Maha Melihat kepada hamba-hamba-Nya.”

Bersambung … 

 

Baca juga, TABI’AT JAMA’AH DAULAH ISIS AKHLAK MEREKA LEBIH DOMINAN NYELEKIT DAN KERAS TERHADAP KAUM MUSLIMIN