Duniaekspress.com (22/8/2019)- Pesawat-pesawat tempur penjajah Israel pada Kamis (22/8/2019) pagi melancarkan dua serangan di lokasi pos perlawanan Palestina di barat Kota Gaza.

Menurut sumber-sumber lokal kepada koresponden Pusat Informasi Palestina, helikopter tempur penjajah Israel membom sebuah pos perlawanan Palestina di Gaza barat, dan beberapa menit kemudian kembali membom daerah yang sama. Namun tidak ada laporan tentang korban jiwa dalam serangan ini.

Baca Juga:

AKTIVIS HAM KANADA DOKUMENTASIKAN 800 RIBU BUKTI KEJAHAN PERANG BASHAR AL-ASSAD

MUSLIMAH DI DUBLIN JADI KORBAN SERANGAN GENG RASIS

RIBUAN ORANG HANTAR JENAZAH TIGA SYUHADA PALESTINA

Dalam sepekan terakhir, pasukan penjajah Israel berulang kali melancarkan serangan udara di Jalur Gaza, yang menyebabkan kematian tiga pejuang perlawanan Palestina di Jalur Gaza utara.

Sebelumnya pada Rabu malam, pasukan pendudukan penjajah Israel mengumumkan jatuhnya dua roket yang ditembakkan dari Gaza di daerah terbuka di Negev, wilayah selatan Palestina yang diduduki Israel sejak tahun 1948. Pihak Israel menyatakan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Pada Sabtu (17/8/2019) malam, 3 warga Palestina gugur dan seorang lainnya terluka dalam serangan pemboman yang dilakukan pesawat penjajah Israel ke tanah pertanian yang berdekatan dengan pagar keamanan yang memisahkan Jalur Gaza utara.

Ribuan orang Palestina turun kejalan untuk ikut serta dalam pemakaman tiga jenazah Palestina yang gugur syahid akibat pengebomam yang dilancarkan pasukan Zionis ke Jalur Gaza utara.

Prosesi pemakaman tiga syuhada Palestina masing-masing bernama, Mahmoud Adel Walaydeh (24 tahun), Mohammed Farid Abu Namous (27 tahun) dan Mohammed Samir Tramsy (26 tahun) dari Rumah Sakit Indonesia di Jalur Gaza utara.