Khawarij hanya tahu bahasa pedang maka solusinya adalah pedang pembasmian

Baca sebelumnya, WAHAI JAMA’AH DAULAH (ISIS/IS), TERBUAT DARI APA HATI KALIAN ?

Duniaekspress.com. (31/08/2019). Syaikh Abu Qotadah Al-Filisthini berkata, “Bagaimana saya memahami sabda Nabi Shallallahu’alaihi wassalam ‘Niscaya akan ku perangi mereka seperti kaum ‘Ad’?

Keyakinan khawarij tidak lebih buruk dari keyakinan Yahudi dan Nasrani. Namun begiitu, Beliau bersabda tentangnya tidak seperti yang lainnya. Beliau tidak memerintahkan untuk membunuh Yahudi dan Nasrani dengan memusnahkannya hingga ke akar-akarnya seperti perintah beliau terhadap Khawarij. Kenapa ?

Jawabnya, karena keyakinan (bahasa) khawarij terhadap orang yang berselisih dengannya adalah bunuh. Tidak ada yang lain. Dan (penyelisihan) itu disebabkan kekafirannya-menurut anggapan mereka. Maka, agama khawarij adalah membunuh kaum muslimin. Jelas ini bukan keyakinan Nasrani dan Yahudi dalam setiap keadaaan, bahkan ia mau (membayar) Jizyah dalam banyak kesempatan. Adapun orang Khawarij, ia tidak melihatmu kecuali dengan pedang. Jika kenyataannya seperti itu maka solusi untuknya adalah pedang dan membasminya hingga ke akar-akarnya. Sebab, tidak ada yang dapat menolak kejahatannya kecuali dengan ini.

Oleh karena itu, ketika ada orang, siapa pun itu, berkata, ‘Aku bagian dari mereka’ maka perangilah mereka jika mereka menyerang kalian. Inilah makna; ‘Perangilah mereka seperti kaum ‘Ad’. Yang demikian itu karena selalunya mereka yang menyerang dan tidak ada keadaan lain selain itu. Orang Khawarij yang duduk-duduk saja, sebenarnya duduk mereka seperti duduknya pengintai yang siap menerkam ketika mampu. Maka, Tidak ada perselisihan lagi dalam masalah ini karena hasilnya pasti satu. Yaitu, Anda pasti akan mengatakan, Perangilah mereka karena mereka menyerang. Atau, Anda akan mengatakan perangilah mereka seperti kaum ‘Ad diperangi. Dan itu maknanya adalah sama. Sebab, Khawarij selalu menyerang Anda.

Oleh karena itu, Ketika ada permintaan kepada saya untuk menyatukan ummat diatas satu suara, tanpa perselisihan, yaitu tentang wajibnya menahan ghulat Khawarij, maka saya katakan; Perangilah mereka dengan makna ini (yang telah disebutkan diatas). Lalu datanglah orang yang membantah dengan mengatakan, Bagaimana dengan sabda Beliau shlallallahu’alaihi wassalam, ‘Perangilah mereka seperti kaum ‘Ad diperangi? Ia mengira (makna) Sabda Nabi shallallahu’alaihi wassalam ini, bahwa mereka diperangi karena keyakinan mereka, bukan karena keadaannya yang selalu memerangi kaum muslimin dan mengintai mereka,

Jawaban akan saya ringkas; Persoalannya ada pada mereka yang tidak mau memerangi hingga Daulah ISIS/IS memeranginya atau memerangi jama’ahnya, maka katakan kepadanya: Jika benar-benar memahami persoalan niscaya Anda tahu bahwa Anda tertulis dalam daftar mereka sehingga vonis kafir untuk Anda oleh mereka bukanlah perkara yang besar. Pada suatu hari, hal ini pernah saya sampaikan, lalu orang-orang mengatakan, ‘Kami berbeda pendapat dengan Anda karena antara kami dengan mereka ada kesamaan. Oleh sebab itu, jangan merusak hubungan kami! Lagi pula, apakah kondisi seperti itu tetap berlaku di setiap tempat yang terdapat orang-orang Khawarij?’

Hari ini saya katakan dengan tegas kepada para Mujahidin; Jika kalian tidak segera mempersiapkan diri untuk mewarisi bumi wilayah orang-orang Ghulat itu maka ia akan segera jatuh di tangan orang-orang zindiq yang telah kalian kenal. Sungguh, Daulah mereka di Syam akan segera musnah. Jika kalian tidak tergugah untuk mewarisi wilayah mereka sedikit pun, hendaknya kalian tergugah dengan berapa banyak kehormatan yang akan direnggut jika orang-orang zindiq masuk ke wilayah tersebut. Sebab, orang-orang Ghulat Khawarij itu tidak lama lagi akan meninggalkannya. Inilah cara dan taktik mereka. Mereka memiliki masa lalu seperti itu sebagaimana yang kalian lihat. Takutlah kepada Allah atas agama dan kehormatan kalian”.

Bersambung …

 

Baca juga, AMERIKA ADALAH PIHAK YANG PALING SENANG DENGAN PERNYATAAN ADNANI TENTANG EKSPANSINYA KE AFGHANISTAN