Duniaekspress.com (2/9/2018)- Imarah Islam Afghanistan atau yang dikenal dengan MujahidinTaliban kembali menyerang kota Afghanistan selama akhir pekan. Belasan orang dikabarkan tewas dalam serangan pada hari Ahad (1/9) di Provinsi Baghlan Utara.

Dilansir dari media resmi Imarah Islam Afghanistan, Mujahidin Imarah Islam mengambil alih sejumlah unit militer musuh di distrik Poli Khomri di provinsi Baghlan utara.

“Selusin personil militer musuh dilaporkan tewas atau terluka,” kata al Emarah, Ahad (1/9/2019).

“Pada hari Sabtu, ledakan bom pinggir jalan merobek tank musuh di distrik Baghlan-e-Markazi di provinsi Baghlan utara, menewaskan semua orang di atas tank,” al Emarah melaporkan.

Baca Juga:

5 ORANG TEWAS DALAM INSIDEN SERANGAN BERSENJATA DI TEXAS

SERANGAN PISAU DI LYON, SEORANG TEWAS 8 LAINNYA KRITIS

Dalam laporan lain dari Baghlan, 2 Arbakis tewas dalam serangan penyergapan di distrik Baghlan-e-Markazi di provinsi Baghlan utara, sementara seorang prajurit musuh terbunuh dan seorang lainnya terluka dalam serangan bom di tempat lain di distrik tersebut.

Serangan akhir pekan dipandang sebagai memperkuat posisi negosiasi Taliban, yang mengendalikan atau menguasai sekitar setengah dari Afghanistan dan berada pada posisi terkuat mereka sejak kekalahan 2001 oleh invasi pimpinan-AS. Beberapa kritikus memperingatkan bahwa Taliban hanya menunggu AS dan bahwa tujuan AS lainnya dalam pembicaraan, gencatan senjata, kemungkinan tidak akan terjadi ketika pasukan asing pergi.

Anggota dewan provinsi Mabobullah Ghafari mengatakan kepada The Associated Press bahwa dia telah melihat mayat setidaknya enam anggota pasukan keamanan pada hari Minggu dan bahwa situasinya semakin buruk setiap saat. Tembakan dapat terdengar hingga sore hari di beberapa bagian kota, rumah bagi lebih dari 220.000 orang. Beberapa orang berusaha melarikan diri.

“Saya khawatir kota ini akan runtuh jika kita tidak segera mendapatkan bala bantuan,” kata Ghafari, seraya menambahkan bahwa Taliban telah menduduki beberapa pos pemeriksaan tanpa perlawanan dari pasukan keamanan.