Duniaekspress.com (4/9/2019)- Pusat Studi Tahanan Palestina, mengatakan, pasukan penjajah Israel telah menangkap 450 warga Palestina, termasuk 69 anak-anak dan 13 perempuan, selama bulan Agustus Agustus 2019.

Riyadh Ashqar, juru bicara Lembaga tersebut mengatakan 10 orang yang ditahan berasal dari Jalur Gaza, termasuk seorang nelayan yang ditangkap saat bekerja di lepas pantai.

“Israel menangkap delapan anak-anak dari Gaza dekat pagar perbatasan nominal di sebelah timur kantong pantai,” tambah Ashqar seperti yang dilansir Memo, Rabu (4/9/2019).

Baca Juga:

16 ORANG TEWAS SAAT KABUL IBUKOTA PEMERINTAH BONEKA AFGHANISTAN DISERANG MUJAHIDIN TALIBAN

MUI TEGASKAN DISERTASI BOLEHKAN SEKS NON MARITAL MENYIMPANG

Lembaga tersebut juga mengungkapkan dua orang juru foto termasuk juga yang ditahan pasukan penjajah Israel, yakni, Hasan Dabbous dan Abdel Muhsen Shalaldeh, setelah membobol rumah mereka dan mengintimidasi anak-anak mereka.

“Seorang pria Palestina yang cacat, diidentifikasi sebagai Jarrah Naser, juga ditangkap di kota suci Yerusalem yang diduduki,” terang Ashqar.

Ashqar menyebut empat anak yang ditangkap oleh Israel sebagai Mohammed Najeeb, berumur 10; Mahmoud Hajajreh, 12; Ali Al-Taweel, 13; dan Yousef Abu Nab, juga 13. Salah satu wanita yang ditangkap, katanya, adalah warga negara Yordania Hiba Libdi, yang ditahan di Al-Karameh Crossing. Wanita Palestina lainnya, Siham Battat yang berusia 59 tahun, ditangkap oleh otoritas pendudukan Israel selama kunjungan untuk melihat putranya Haitham Battat di Penjara Hadarim Israel.