Duniaekspress.com (6/9/2019)- Putra mantan Presiden Mesir Muhammad Mursi, Abdullah Mursi dimakamkan tadi malam setelah pemerintah mengizinkan jenazah itu diambil dari kamar jenazah di tengah-tengah keamanan yang ketat.

Abdullah Morsi dibebaskan dari kamar mayat Zeinhom di Kairo setelah doa diadakan untuknya tanpa adanya tubuhnya.

Saudara-saudaranya, Ahmed, Omar, dan ibunya Najla Mahmoud menemani jenazah itu ke tempat peristirahatan terakhirnya bersama ayahnya yang telah meninggal pada 17 Juni.

Sumber yang dekat dengan keluarga mengatakan kepada Al-Araby Al-Jadeed bahwa pejabat keamanan mengeluarkan peringatan keras kepada saudara-saudara Abdullah untuk memastikan tidak ada pertemuan besar selama masa pemakaman.

Baca Juga:

DILINDUNGI MILITER, EKSTRIMIS YAHUDI SERANG PEMUKIMAN PALESTINA

PUTRA MUHAMMAD MURSI MENINGGAL DUNIA

Dikutip dari Reuters, Abdullah Mursi (24) dilaporkan mulai merasakan kejang-kejang saat mengemudi di Kairo. Ia meningggal tak lama setelah itu, kata saudaranya Ahmed.

Pengacara keluarga, Abdul Moneim Abdul Maqsoud, mengatakan, Abdullah meninggal akibat serangan jantung saat mengendarai mobilnya di Kairo.

Saat itu, kata Maqsoud, Abdullah bersama temannya sehingga kendali kendaraan bisa diambil alih.

“Seorang teman yang bersamanya dapat menghentikan mobil dan membawanya ke rumah sakit,” kata dia, seraya menambahkan, pemakaman Abdullah diadakan Kamis (5/9/2019), dikutip dari AFP.

Rumah Sakit Oasis di Hadayek Al-Ahram, di Giza Governorate, mengatakan dalam laporan medis resmi bahwa Abdullah tiba di gawat darurat pada pukul 9:30 malam pada hari Rabu setelah menderita serangan jantung. Jantungnya berhenti berdetak dan sistem pernapasannya juga berhenti, katanya.

Tim medis mencoba menyadarkannya tetapi dia dinyatakan meninggal pada jam 10 malam.