Duniaekspress.com (10/9/2019)- Pejuang Al-Qaeda di Yaman selatan kemarin berhasil merebut kendali atas sebuah distrik di provinsi Abyan yang merupakan kota kelahiran Presiden Yaman yang didukung Saudi, Abd Rabbuh Mansur Hadi.

Distrik Al-Wadea dibanjiri oleh para pejuang Al-Qaeda, yang sumber-sumber mengatakan mulai muncul tidak lama setelah dilaporkan kedatangan lusinan milisi Islah minggu lalu dari Marib ke provinsi penghasil minyak Shabwa, yang berbatasan dengan Abyan.

Islah yang berafiliasi dengan Ikhwanul Muslimin dapat mempertimbangkan fatwa, fatwa agama, yang dikeluarkan oleh Dewan Ulama Yaman (cendekiawan agama), yang menyerukan agar pemberontakan separatis selatan yang dipimpin oleh Dewan Transisi Selatan (STC) dihapuskan.

Baca Juga:

AL-QASSAM: DARAH BASSAM AKAN MENJADI BARA BAGI ZIONIS

SEORANG WANITA LAKUKAN BOM BUNUH DIRI DI MARKAS MILITER FILIPINA

UEA, meskipun bermitra dengan Arab Saudi dalam koalisi melawan utara yang didominasi Houthi, juga mendukung STC, menyebabkan keretakan di antara dua negara Teluk, terutama karena STC mengambil kendali atas kota pelabuhan strategis Aden, yang berfungsi sebagai ibukota de-facto pemerintah Hadi.

Tuduhan juga beredar bahwa Arab Saudi telah mendukung milisi Islah dalam perjuangannya melawan Houthi.

Provinsi Abyan telah keluar-masuk kendali Al-Qaeda sepanjang konflik, yang saat ini berada di tahun kelima. Diyakini bahwa Al-Qaeda secara taktik mundur di masa lalu, meskipun ada laporan kemenangan militer Uni Emirat Arab terhadap militan.