DUNIAEKSPRESS.COM (12/9/2019)- Puluhan warga Palestina pada Rabu (11/9) malam, mengalami sesak nafas setelah terkena tembak gas air mata saat terjadi bentrokan dengan pasukan Israel di kamp pengungsi al-Arroub di utara Hebron, wilayah selatan Tepi Barat yang diduduki penjajah Israel.

Menurut sumber-sumber lokal, tentara Israel menyerbu kamp dan menembakkan peluru organik, peluru tajam yang dilapisi karet, bom suara dan gas air mata ke arah rumah-rumah warga Palestina.

Setelah itu meletus konfrontasi antara pasukan penjajah Israel dengan warga kamp, yang mengakibatkan puluhan warga mengalami sesak nafas.

Baca Juga:

SAUDI TAHAN SHAIKH OMAR AL-MUQBIL

PESAWAT TEMPUR ISRAEL BOMBARDIR JALUR GAZA

Dikutip dari Pusat Informasi Palestina, pasukan penjajah Israel terus melakukan penyerbuan ke wilayah Palestina di Tepi Barat yang disertai dengan serangan terhadap warga dan properti mereka.

Sebelumnya, buldoser pasukan penjajah Israel menghancurkan sejumlah fasilitas di Musafir Yatta di selatan Hebron pada Rabu pagi.

Menurut sumber-sumber lokal, pasukan penjajah Israel menghancurkan sejumlah karavan, yang digunakan oleh warga untuk tempat tinggal, karena otoritas Israel mencegah pembangunan rumah di daerah yang terletak di antara kompleks-kompleks permukiman Yahudi tersebut.

Sebelumnya pasukan penjajah Israel telah menyerbu daerah tersebut dan sekitarnya. Mereka melakukan penggeledahan dan menangkap warga, serta mengintimidasi mereka di jam-jam dini hari.