DUNIAEKSPRESS.COM (13/9/2019)- Kabar kematian seorang pendeta muda yang memimpin sebuah jemaat besar menggemparkan California, Amerika Serikat. Jarrid Wilson yang berusia 30 tahun dan merupakan konsultan mental dan pendiri program bantuan bagi orang depresi bernama Anthem of Hope justru tewas bunuh diri.

Dikutip dari BBC, Jarrid Wilson dan istrinya mendirikan Anthem of Hope yang memberikan pendampingan dan konsultasi kepada orang yang mengalami stress dan depresi agar bisa bertahan dan melanjutkan hidup. Wilson juga sudah melayani di Gereja Harvest Christian Fellowship selama 1,5 tahun. Dia menjadi pendeta dengan jemaat lebih dari 15 ribu orang.

Baca Juga:

TALIBAN HAJAR PANGKALAN PASUKAN KHUSUS AFGHANISTAN

RAMAI-RAMAI KECAM JANJI NETANYAHU CAPLOK TEPI BARAT

Jarrid Wilson meninggalkan istrinya Juli dan kedua anak mereka. Kematian Wilson dibenarkan pendeta senior gereja tersebut yang memimpin di wilayah selatan California.

“Jarrid mencintai Tuhan dan memiliki hati seorang pelayan. Dia orang yang rendhh hati, selalu positif dan tak sungkan menolong orang lain,” kata Pendeta Greg Laurie melalui situs web gereja mereka.

“Jarrid juga sebenarnya berulang kali berhadapan dengan depresi namun dia sangat terbuka dengan apa yang dialaminya. Oleh karena itu dia ingin membantu orang-orang yang berpikir untuk bunuh diri,” lanjut Laurie.

Sementara Jarrid Wilson sebelum kematiannya disebut sempat mencuitkan soal pemikiran bahwa Tuhan juga mengasihi orang yang mengambil nyawa sendiri.

“Mencintai Tuhan tidak selalu mengalahkan keinginan untuk bunuh diri. Tidak selalu menyembuhkan depresi namun Tuhan akan selalu mengasihi dan memberikan perlindungan,” cuit Wilson.

Atas insiden ini, keluarga Wilson mendapat sokongan dari komunitas pengumpulan dana yang merasa simpati. Dana dengan jumlah lebih dari US$42,000 sudah dikumpulkan untuk keluarga Jarrid Wilson.(hti)