DUNIAEKSPRESS.COM (14/9/2019)- Tujuh orang tewas dan 10 lainnya luka-luka di Diyarbakir Turki tenggara ketika alat peledak improvisasi (IED) ditempatkan di jalan meledak ketika sebuah kendaraan yang membawa warga setempat melewati jalur tersebut.

“IED diyakini ditempatkan oleh pejuang Partai Pekerja Kurdistan (PKK),” pejabat di wilayah yang bergolak Diyarbakir.

“Ledakan pada Kamis malam terjadi di distrik Kulp di provinsi Diyarbakir, tambahnya.

Baca Juga:

FACEBOOK BLOKIR AKUN BENJAMIN NETANYAHU

CHINA CULIK DAN AKAN EKSEKUSI INTELEKTUAL UIGHUR

PKK ditetapkan sebagai organisasi “teroris” oleh Turki, Amerika Serikat dan Uni Eropa.

Konflik antara PKK dan negara Turki di tenggara Kurdi dimulai pada tahun 1984, dan lebih dari 40.000 orang telah terbunuh.

Dalam beberapa bulan terakhir, pemerintah Turki telah meningkatkan tekanan pada kelompok dan politisi Kurdi.

Pada bulan Agustus, mereka memindahkan tiga walikota dari jabatannya karena dugaan hubungan dengan PKK dan menangkap lebih dari 400 orang di tengah penindasan yang mendalam terhadap partai pro-Kurdi.

Walikota provinsi Diyarbakir, Mardin dan Van di Turki timur semua anggota Partai Demokrat Rakyat (HDP) yang dipilih pada bulan Maret ditangguhkan.

Kementerian Dalam Negeri mengatakan mereka memiliki kasus aktif terhadap mereka karena “menyebarkan propaganda” atau menjadi anggota organisasi “teroris”.

Presiden Recep Tayyip Erdogan mengeraskan retorikanya terhadap pemberontak Kurdi sejak gencatan senjata terakhir pecah pada 2015, mengurangi kemungkinan solusi politik untuk konflik yang telah berlangsung lama.

Pada bulan Agustus, pemimpin PKK yang dipenjara, Abdullah Ocalan, mengisyaratkan bahwa dia siap untuk menemukan solusi pada masalah Kurdi.