DUNIAEKSPRESS.COM (24/9/2019)- Rusia menyebut layanan khusus Amerika terlibat dalam memindahkan milisi ISIS ke wilayah utara Afghanistan. Moskow mengatakan hal ini dilakukan untuk mengacaukan situasi di perbatasan dengan Persemakmuran Negara-negara Merdeka (CIS).

“Kami telah menerima informasi tentang keterlibatan layanan khusus AS dalam memindahkan anggota ISIS ke wilayah utara Afghanistan untuk mengacaukan situasi di perbatasan selatan CIS dan kemudian di Asia Tengah,” ucap kepala Departemen Hubungan Internasional Layanan Keamanan Rusia, Sergey Beseda.

Baseda, seperti dilansir Tass pada Selasa (24/9), agen keamanan dan layanan intelijen dari negara-negara CIS harus mengidentifikasi ancaman pada tahap awal untuk memberikan keamanan kepada negara-negara CIS.

Baca Juga:

ISIS BEKERJASAMA DENGAN AMERIKA DALAM MERUSAK DAN MELEMAHKAN JIHAD DI AFGHANISTAN

TALIBAN : BANTUAN AS DAN SEKUTUNYA PADA ISIS AFGHANISTAN NYATA ADANYA

AS telah berkali-kali dituding memberikan berbagai bentuk dukungan kepada ISIS dan kelompok-kelompok teroris lain yang beroperasi di Suriah, Iran dan negara lainnya di kawasan.

Juru bicara Imarah Islam Afghanistan dalam sebuah pernyataan yang dirilis di web resmi Imarah Islam Afghanistan memastikan kabar bahwa Amerika menolong dan mengevakuasi pemimpin dan anggota Daesh (ISIS/IS) yang terpojok oleh serangan Mujahidin di provinsi Kunar benar adanya.

“Sebagian besar wilayah Kunar berhasil dibersihkan dari ISIS/Daesh. Para pemimpin dan anggota mereka dipaksa untuk berlindung di daerah Charkando di lembah Mazar distrik Noor Gul. Puluhan pesawat Amerika dan ratusan pasukan darat pemerintah Kabul tiba di lembah Mazar pada malam hari untuk menolong dan mengevakuasi para pemimpin, anggota dan keluarga milisi ISIS/Daesh beserta senjata dan peralatan mereka dan melindungi mereka dari serangan dan penahanan Mujahidin,” kata Zabihullah Mujahid dalam sebuah pernyataannya,” yang dikutip Duniaekspress.com (30/6/2019).