DUNIAEKSPRESS.COM (27/9/2019)- Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman mengaku turut bertanggung jawab atas pembunuhan Khashoggi seorang junalis senior Saudi. Kepada televisi Amerika Serikat (AS), pangeran yang lebih dikenal dengan inisialnya MBS itu mengaku pembunuhan Khashoggi terjadi di bawah pengawasannya, namun dia membantah mengetahui rencana pembunuhan itu.

“Itu terjadi di bawah pengawasan saya,” kata Pangeran MBS, kepada wartawan pada Desember 2018, dalam sebuah kutipan yang dikeluarkan menjelang film dokumenter PBS yang akan ditayangkan pekan depan.

“Saya menerima semua tanggung jawab, karena itu terjadi di bawah pengawasan saya,” kata pewaris takhta kerajaan Teluk itu, seperti dilaporkan AFP, Kamis (26/9/2019).

Pangeran Mohammed, penguasa de facto kerajaan Saudi, berada di bawah tekanan internasional setelah jurnalis yang berbasis di AS itu terbunuh dan tubuhnya dimutilasi di konsulat Saudi di Istanbul pada 2 Oktober.

Tubuh Khashoggi tidak pernah ditemukan hingga saat ini.

Baca Juga:

CHINA AMBIL ORGAN TUBUH MUSLIM UIGHUR

Ditanya saat percakapan di trek balap mobil di luar Riyadh pada Desember 2018, soal mengapa dia tidak tahu tentang pembunuhan itu, sang pangeran menjawab: “Kami memiliki 20 juta orang. Kami memiliki tiga juta pegawai pemerintah.”

Saat didesak soal bagaimana sebuah tim dapat membawa salah satu pesawat kerajaan ke Istanbul untuk melakukan pembunuhan, dia berkata: “Saya memiliki pejabat, menteri untuk melakukan hal-hal tertentu, dan mereka bertanggung jawab, mereka memiliki wewenang untuk melakukan itu.”

Saudi berulangkali menyangkal bahwa MBS berada di belakang pembunuhan Khashoggi -orang dalam keluarga kerajaan yang berubah menjadi kritikus- yang terbunuh dalam apa yang disebut oleh otoritas Saudi sebagai operasi jahat.

Dan dalam komentar PBS, MBS bersikeras menyebut pembunuhan itu dilakukan tanpa sepengetahuannya.

Sebuah laporan oleh pakar hak asasi manusia PBB, yang melakukan penyelidikan independen, mengatakan ada bukti yang dapat dipercaya, yang menghubungkan sang putra mahkota dengan pembunuhan Khashoggi dan upaya yang ditutup-tutupi.

CIA juga dilaporkan menyebut pembunuhan itu kemungkinan diperintahkan oleh MBS.

Namun jaksa Saudi menyebut sudah menahan sekitar 20 orang yang terlibat dalam pembunuhan; lima orang di antaranya dijatuhi hukuman mati.