DUNIAEKSPRESS.COM (8/10/2019)- Kantor berita resmi pemerintah Suriah, SANA, melaporkan, pasukan Turki telah meluncurkan serangan udara di pangkalan Pasukan Demokrat Suriah di provinsi Hasakah.

Serangan yang berlangsung pada hari hari Selasa (8/10) terjadi setelah Turki mengirim bala bantuan ke perbatasan dalam beberapa pekan terakhir dan Presiden Recep Tayyip Erdogan memperingatkan operasi yang terancam lama terhadap militan Kurdi yang dianggap Ankara sebagai teroris dapat kapan saja tanpa dilakukan.

Baca Juga:

TERORIS ISRAEL SERBU RUMAH SAKIT DI YERUSALEM

Perkembangan terakhir mengikuti keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk menarik pasukan Amerika dari timur laut Suriah. Penarikan itu, yang diumumkan oleh Gedung Putih pada Minggu malam, dengan cepat dikecam oleh sekelompok anggota parlemen dua partai karena kekhawatiran bahwa itu dapat membuka jalan bagi serangan Turki terhadap pasukan pimpinan Kurdi yang lama bersekutu dengan Washington.

Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia, mengutip apa yang disebutnya dari sumber terpercaya, melaporkan puluhan truk milik koalisi internasional yang menyeberang dari Kurdistan Irak ke Suriah timur laut.

“Ini terjadi terlepas dari keputusan AS untuk menarik diri dari wilayah SDF, membawa jumlah truk yang memasuki Eufrat timur sejak pengumuman koalisi internasional dan kendali SDF terhadap wilayah itu pada akhir Maret, menjadi setidaknya 3.130 kendaraan,” kata SOHR dalam sebuah pernyataan. [al-Arabiya]