Duniaekspress.com. (9/10/2019)- Terkait klaim Amerika Serikat dan Afghanistan atas serangan yang menewaskan petinggi Al-Qaidah, Imarah Islam Afghanistan (Taliban) sebut klaim tersebut untuk menutupi kejahatan perang.

Qari Muhammad Yousuf Ahmadi juru bicara Imarah Islam Afghnaistan dalam rilisnya mengatakan “Kami dengan tegas menolak klaim ini oleh pejabat Kabul dan menganggapnya sebagai bagian dari propaganda buatan musuh,”

Qari Muhammad Yousuf Ahmadi mengatakan lebih jauh, bahwa operasi gabungan yang terjadi di distrik Musa Kala hanya menyebabkan kerugian besar kepada warga sipil.

“Puluhan warga sipil Afghanistan biasa termasuk mereka yang berpartisipasi dalam upacara pernikahan tewas dan terluka,” terang Ahmadi, seperti yang dirilis Al-Emarah, Selasa (8/10).

“Musuh sedang mencoba menggunakan klaim tersebut untuk menyembunyikan kejahatan yang dilakukan di Musa Kala, tambahnya.

Baca Juga:

MESIR PECAT GURU KARENA DUGAAN BERAFILIASI DENGAN AL-IKHWAN

Sebelumnya beredar berita yang megatakan seorang pemimpin senior kelompok al-Qaidah tewas dalam serangan komando gabungan Amerika Serikat (AS)-Afghanistan terhadap kompleks Taliban bulan lalu.

“Serangan akhir September terhadap fasilitas di Provinsi Helmand Afghanistan mengakibatkan kematian Asim Omar dan enam anggota al-Qaidah lainnya di Sub Benua India, termasuk kurir pemimpin al-Qaidah Syaikh Ayman al-Zawahiri,” kata badan intelijen Afghanistan dalam sebuah tweet.

Pejabat AS kemudian mengkonfirmasi hal tersebut seperti dikutip dari Fox News, Rabu (9/10/2019).