DUNIAEKSPRESS.COM (10/9/2019)- Kelompok perlawanan Palestina yang menguasai Jalur Gaza, Hamas sedang melakukan “perang rahasia” untuk melawan Daesh atau yang dikenal juga degan nama ISIS dan kelompok-kelompok teror lainnya di Jalur Gaza.

Seperti yang diberitakan harian Libanon Al-Khabar, bahwa Hamas telah menyita sejumlah senjata, termasuk roket jarak jauh yang mampu mengenai kota-kota besar di Israel.

“Perang rahasia” telah diluncurkan sebagai tanggapan atas ledakan yang terjadi pada Agustus di dua pos pemeriksaan polisi Hamas di Kota Gaza, yang menewaskan tiga polisi dan tiga lainnya cedera.

Berita terkait:

BOM BUNUH DIRI DI GAZA, TIGA POLISI HAMAS GUGUR

AFILIASI ISIS DIBALIK SERANGAN BOM BUNUH DIRI DI GAZA

JIHAD ISLAMI KUTUK BOM BUNUH DIRI DI GAZA

Serangan pertama mengakibatkan dua polisi tewas ketika sebuah sepeda motor meledak ketika mendekati pos pemeriksaan Dahdouh, sebelah barat Kota Gaza.

Serangan kedua terjadi di daerah Sheikh Ajlin, kurang dari satu jam kemudian dan menewaskan seorang polisi lainnya.

Tidak ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan itu dan Kementerian Dalam Negeri Hamas menyatakan keadaan darurat di seluruh Gaza dan membuat pasukan keamanan bersiaga.

Para pejabat keamanan kemudian mengetahui bahwa serangan itu dilakukan oleh pembom bunuh diri Daesh (ISIS, red).

Sejak itu, lebih dari 30 orang telah ditangkap dengan dinas keamanan dengan mengatakan setidaknya 12 orang terlibat langsung dalam serangan bunuh diri.

Mereka mengklaim juga telah menangkap empat sel di Gaza yang berencana melakukan serangan terhadap pasukan keamanan dan pejabat senior kelompok itu.

Daesh dan faksi-faksi garis keras kecil lainnya mengatakan harus ada penerapan Islam yang lebih keras dan telah disalahkan oleh Hamas atas sejumlah serangan roket terhadap Israel dalam beberapa bulan terakhir.