DUNIAEKSPRESS.COM (14/9/2019)- Korban tewas akibat serangan masjid di Burkina Faso naik menjadi 16, media setempat melaporkan pada hari Sabtu (12/10).

Sebelumnya diberitakan, sejumlah pria bersenjata membunuh 15 orang dalam serangan terhadap sebuah masjir di Burkina Faso utara saat shalat pada Jumat petang waktu setempat. Hal itu diungkapkan sumber keamanan dan seorang pejabat setempat.

“Orang-orang bersenjata memasuki masjid di desa Salmossi di wilayah Oudalan yang berbatasan dengan Mali dan melepaskan tembakan,” kata dua sumber itu.

“Yang lainnya terluka parah,” kata sumber keamanan itu seperti disitir dari Reuters, Minggu (13/10/2019).

Baca Juga:

ERDOGAN: ANCAMAN BARAT TAK AKAN HENTIKAN SERANGAN KE PASUKAN KURDI

LAWAN SERBUAN ISRAEL, BENTROKAN PECAH DI RAMALLAH

Situs web berita lokal Infowakat mengatakan mengutip sumber keamanan bahwa jumlah korban tewas mencapai 16 pada hari Sabtu. Dua orang terluka dalam serangan itu.

Sejauh ini belum ada pernyataan resmi.

Burkina Faso telah memerangi gerilyawan dan kekerasan antar etnis sejak 2015.

Laporan menunjukkan ratusan orang telah tewas tahun ini dan lebih dari 150.000 meninggalkan rumah mereka karena serangan yang tumpah ke seluruh wilayah Sahel.

Desember lalu, keadaan darurat diumumkan di beberapa wilayah utara, yang memungkinkan pasukan keamanan memiliki kekuatan ekstra untuk mencari rumah dan membatasi kebebasan bergerak. [anadolu]