DUNIAEKSPRESS.COM (18/10/2019)- Menteri Pertahanan Irak, Najah Hassan Ali Shammari mengatakan, otoritas keamanan Irak telah menangkap sejumlah anggota ISIS. Mereka yang ditangkap adalah anggota ISIS yang melarikan diri dari Suriah.

“Beberapa anggota ISIS yang melarikan diri dari Suriah ditahan di wilayah Irak,” kata Shammar, tanpa memberikan rincian lebih lanjut mengenai jumlah anggota ISIS yang ditangkap, seperti dilansir Sputnik pada Kamis(17/10/2019).

Shammari kemudian mengatakan, mereka yang secara ilegal menyeberang ke Irak akan diamanankan dan diinterogasi. Dia juga menyebut bahwa keamanan di perbatasan akan ditingkatkan.

Pengakapan anggota ISIS datang ditengah adanya operasi militer yang dilancarkan Turki di wilayah timur laut Suriah. Operasi tersebut sudah berlangsung selama kurang lebih satu pekan.

Baca Juga:

ISRAEL TANGKAP SYAIKH ISMAIL NAWAHDA

BEBERAPA KESALAHAN SYAR’I DALAM MENDEKLARASIKAN KHILAFAH DAULAH ISLAMIYAH (ISIS)

Sementara itu kantor berita CNN memberitakan, sebanyak 226 warga Indonesia simpatisan ISIS termasuk 42 milisi disebut masih menjadi tahanan kelompok Kurdi di utara Suriah.

Menurut sumber pemerintah Indonesia, ratusan WNI itu merupakan bagian dari total 3.000 simpatisan ISIS yang ditahan oleh pasukan Syria Democratic Force (SDF) sejak kejatuhan ISIS di Raqqa pada 2017 lalu.

“Total semua (WNI) ada 226 dengan keluarga. Sekitar 42 (diantaranya) eks milisi ISIS,” kata sumber dari pemerintah Indonesia yang pernah terlibat langsung dalam operasi pemulangan WNI eks simpatisan ISIS pada 2017 lalu melalui pesan singkat kepada CNNIndonesia.com pada Kamis (17/10).