Daulah Islam Baqiyah (akan bertahan) dan daulah Abu Bakar Al-baghdadi akan segera berakhir

Baca sebelumnya, ABU BAKAR AL-BAGHDADI ADALAH ORANG PERTAMA YANG BERUSAHA MENCURI PROYEK-PROYEK JIHAD DAN MEMANFAATKANNYA UNTUK KEPENTINGAN DIRINYA

Duniaekspress.com. (26/10/2019). Syaikh Abul Mundzir As-Syanqithi berkata, “Daulah kini telah terlepas dari bimbingan para komandan dan ulama jihad, berpindah ke genggaman Abu Bakar Al-Baghdadi yang dimainkan olehnya, persis seperti bayi yang sedang memainkan bonekanya.

Abu Bakar Al-Baghdadi dan orang-orang yang membantunya tidaklah mereka memutus bai’at secara sepihak dari Syaikh Aiman Az-Zhawahiri, melainkan agar mereka bisa mengendalikan daulah semau mereka;

Telah kosong lembah itu untukmu maka bertelur dan bersiul-lah dan patuklah apa yang ingin kamu paruh !

Inilah madrasah Ba’ats. Beginilah metode yang dahulu telah ditempuh Saddam Husein untuk meraih kekuasaan. Dimana ia telah menyingkirkan para sahabat-sahabatnya dari partai Ba’ats yang ikut membantunya untuk melakukan kudeta, hingga akhirnya ia menjadi penguasa tunggal dan ia telah mendapatkan apa yang ia inginkan…

Abu Bakar Al-Baghdadi telah menjadikan proyek jihad yang merupakan proyeknya ummat sebagai alat untuk memenuhi hajat dan ambisi pribadinya. Ia merampas “Daulah Islamiyah” beserta slogan-slogannya, para tentaranya, medianya, pasukanya dan simpatisannya untuk membangun suatu daulah (lain) diatas puing-puingnya. Persis seperti yang dilakukan oleh seorang kontaktor penipu, yang mencuri besi dan semenmu untuk membangun rumah pelanggannya yang lain.

Akan tetapi, Daulah Islamiyah akan berdiri, sedangkan daulah Abu Bakar Al-Baghdadi akan musnah. Slogan-slogan falsu ini akan menampakkan kebohongannya, para tentara yang lugu akan berpaling darinya setelah berpikir dan menyadari hakikat yang sebenarnya.

Mungkin Abu Bakar Al-Baghdadi telah berhasil menipu dalam waktu tertentu, tetapi ia tidak mungkin bisa menipu selamanya.Dan tidak mungkin ada yang bersikeras untuk tetap bersama berhala “Daulah” kecuali orang lalai, yang bahkan ia sendiri tidak bisa mengenali wajahnya di cermin.

Kaum Muslimin juga pernah tertipu dengan partai Hasan nasrullah seorang Rafidhah. Selama bertahun-tahun mereka mengira bahwa ia adalah pelindung Islam dan kaum Muslimin.

Pada akhirnya tampaklah hakikat partai rafidhah ini di hadapan semua manusia.

Meskipun (hakikat) itu hanya nampak pada salah seorang dari semua makhluk, meskipun ia menyangka hakikat itu akan tetapi tersembunyi dari mata manusia, akhirnya akan nampak juga.

Abu Bakar Al-Baghdadi mengira bahwa semuanya akan berjalan baik-baik saja dengan politik “satu tangan bertasbih dan tangan yang lainnya menyembelih” meskipun ia berandai semua hakikatnya akan tetap tersembunyi dari para pengamat, sebagaimana tersembunyi dari orang yang hanya dapat melihat dari permukaan air, dan orang yang tertipu dengan dzahir dan slogan namanya…

Daulah Abu Bakar Al-Baghdadi –dengan segala slogan dan propaganda mediannya yang berlawanan dengan realita- Ibarat orang sakit yang secara zahir kelihatannya sehat, padahal di dalamnya telah tertimpa penyakit yang sangat kronis.

Mungkin Abu Bakar Al-Baghdadi berhasil memperluas pengaruhnya dengan finacial dan persenjataan di beberapa wilayah, dalam beberapa waktu terakhir. Dia juga berhasil memperngaruhi banyak pemuda yang penuh semangat dan orang-orang yang tertipu dengan syi’ar dan slogan-slogannya demi memuluskan proyeknya, tetapi hal itu tidak lantas menjadikan “Daulah”-nya menjadi Daulah Islamiyah yang masyru’ (disyari’atkan) dan tidak pula menjadi daulah yang diharapkan.”

Bersambung …

 

Baca juga,ABU BAKAR AL-BAGHDADI MEMPERLUAS PENGARUHNYA DENGAN MENGGUNAKAN KEKUATAN SENJATA, KEMUDIAN DENGAN KENAIFAN ORANG-ORANG YANG TERTIPU