Daulah (ISIS) Slogan-Slogan

Baca sebelumnya, DAULAH ISLAM BAQIYAH (AKAN BERTAHAN) DAN DAULAH ABU BAKAR AL-BAGHDADI AKAN SEGERA BERAKHIR

Duniaekspress.com. (27/10/2019). Syaikh Abul Mundzir Asy-Syanqithi berkata, “Mungkin ada pertanyaan yang diutarakan oleh sebagian orang : “Darimana kami bisa yakin bahwa apa yang dilakukan oleh jama’ah Daulah (ISIS) hanya Slogan-slogan semata, tidak ada selain itu ?”

Maka, Jawaban kami untuk itu adalah : “Perkara ini sangat sederhana dan mudah difahami!”

Setiap kali kita melihat siapa pun mengangkat slogan-slogan Islam, syari’at atau khilafah, dan diwaktu yang sama ia menyelisihi syari’at, menumpahkan darah-darah yang suci, tidak mendengarkan ulama dan bahkan membunuhi siapa pun yang menyelisihi mereka. Lalu menyingkirkan orang-orang berilmu dan berpengalaman yang menghalangi jalannya, serta menjadikan hukum antara ia dan orang yang bersebrangan dengan pedang, bukan syari’at. Itu artinya jelas sekali bahwa slogan-slogan yang ia bawa hanyalah tipuan semata, tidak ada buktinya dialam realita!

Jika engkau mendapati seseorang gemar menumpahkan darah, maka jangan engkau tanyakan bagaimana sikap wara’-nya terhadap harta, dan jangan engkau tanyakan bagaimana cara ia berinteraksi dengan manusia!

Sungguh, tanzhim Abu Bakar Al-Baghdadi dengan segala perangkatnya sangat mudah mengkafirkan tanpa memperhatikan batasan-batasan syari’at, memperluas alasan pengkafiran tanpa dasar-dasar ilmiyah, menggunakan manhaj takfir orang Khawarij dalam berinteraksi dengan pihak yang menyelisihi mereka. Tidaak lebih, mereka seperti naskah yang terulang, bahkan lebih besar dari penyimpangan-penyimpangan yang ada pada jama’ah Islamiyah Musallahah di Aljazair.

Sebuah tanzhim (Jama’ah Daulah Abu Bakar Al-Baghdadi), yang sampai membunuh dewan syari’atnya karena mereka menyelisihi dan mengkritik tanzhim, sebagaimana yang menimpa Syaikh Abu Walid Al-Maqdisi, orang yang seperti ini tidak mungkin serius dalam penegakkan syari’at Allah meski mengatakan dan mengklaim penegakkan itu!

Sungguh, jelas sekali terlihat bahwa arahan-arahan dari komando umum tanzhim Al_qaidah-lah yang berani mengkoreksi politik Abu Bakar Al-Baghdadi dan melarangnya dari penyimpangan.

Itulah mengapa akhirnya ia (Abu Bakar Al-Baghdadi) mengumumkan keluar dari arahan-arahan Syaikh Aiman Az-Zhawahiri. Sehingga kini kebiasaan menyimpang yang menyelisihi syari’at itu menjadi ciri khas perbuatan jama’ah itu (Daulah Abu Bakar Al-Baghdadi), kemudian menjadikan kebijakan politiknya seperti kebingungan. Meskipun ia berusaha untuk menutupi semua itu dengan mengandalkan slogan-slogannya untuk membuai perasaan orang-orang yang lugu.

Ada sebuah ungkapan bahwa seorang perempuan yang jelek setiap kali ia menambah dandannya maka ia semakin bertambah jelek. Beginilah kita saksikan, semakin Abu Bakar Al-Baghdadi berusaha terlihat lebih jihadis dari Al-Qaidah maka ia akan semakin menyimpang dan jauh dari manhaj Jihad.

Sehingga kondisi Daulah itu (ISIS) akan seperti apa yang dikatakan oleh Syaqiq bin Salamah tentang penguasa di zamannya : “Sesungguhnya para penguasa kita tidak memiliki satu dari dua hal : ‘Mereka tidak memiliki sikap taqwa orang-orang Islam, dan tidak pula kemurahan hati orang-orang jahiliyah’. Syu’abul Iman ; 29/10.”

Bersambung …

 

Baca juga, PARA PEMIMPIN BA’ATS MENYUSUP KE DALAM TUBUH TANZHIM DAULAH (ISIS) DAN MEMBELOTKANNYA DARI VISI DAN TUJUAN JIHAD