Duniaekspress.com (29/10/2019)- Ketua Federasi Muslim Jerman mengatakan pada hari Senin (28/10), sebuah surat teror dari kelompok anti-Muslim baru-baru ini dikirim ke sebuah masjid yang berafiliasi dengan Federasi Islam Berlin,.

“Surat itu, yang berisi bahasa kasar terhadap Islam, kemudian dibawa ke polisi,” kata Murat Gul kepada Anadolu Agency, Senin (28/10/2019).

Gul mengatakan penyelidikan telah diluncurkan atas tuduhan rasisme terhadap Muslim.

Baca Juga:

SERANGAN TERHADAP MASJID, 2 JAMAAH TERTEMBAK

Dia mengatakan administrasi masjid memutuskan untuk tidak mengungkapkan nama masjid untuk mencegahnya menjadi sasaran lebih lanjut.

“Kami merasa bahwa xenophobia dan kebencian Muslim meningkat di Jerman,” ujar Gul.

Dia menekankan bahwa Jerman adalah salah satu negara teraman, menambahkan bahwa polisi harus mengambil tindakan pencegahan agar tidak mengurangi prasangka ini.

Gul juga mendesak para politisi untuk meningkatkan perang melawan ekstremisme sayap kanan di negara itu.

Baca Juga:

TURKI TAHAN PULUHAN ORANG TERKAIT JARINGAN ISIS

Kepolisian mengatakan, pihak berwenang Prancis telah menangkap seorang pria yang diduga menembak dan melukai dua pria berusia 70-an di luar sebuah masjid di Prancis barat daya.

“Seorang pria berusia 84 tahun melepaskan tembakan ketika kedua korban, yang berusia 74 dan 78 tahun tersebut, memergokinya ketika berusaha membakar sebuah masjid di Bayonne,” kata pihak keamanan seperti yang dikutip Al Jazeera, Senin (28/10/2019).

Para korban dibawa ke rumah sakit terdekat dengan cedera serius, sementara tersangka penembak, diidentifikasi sebagai Claude Sinke, kemudian ditangkap di dekat rumahnya. Sinke juga membakar mobil di luar Masjid.