Cara yang digunakan Adnani (Jubir Daulah ISIS) dalam mendeklarasikan Khilafah

Duniaekspress.com. (30/10/2019). Syaikh Abul Hasan Rasyid Bin Muhammad Al-Bulaidi berkata, “Sesungguhnya orang yang menghargai akalnya dan akal orang lain, tidak selayaknya memunculkan suatu masalah yang menyangkut urusan seluruh kaum Muslimin, tanpa memperhatikan petunjuk Nabi Muhammad Shallallahu’alaihi wassalam, dan petunjuk sahabat-sahabat beliau setelahnya. Merekalah ummat yang paling faqih (Faham), mengetahui kaidah-kaidah dan maqoshid (tujuan) Syari’at. Atau mendengarkan pendapat-pendapat ulama yang dikenal dengan keutamaanya dalam menjalankan urusan yang menyangkut orang banyak atau urusn kaum muslimin.

Kalaulah bukan karena paksaan yang disampaikan oleh saudara Al-Adnani untuk berbai’at kepada Khilafah yang telah diumumkannya, mungkin saja kami diam atau mengatakan bahwa bai’at itu dibolehkan kepada anggota dan orang yang ridho dengannya, di-qiyas-kan dengan kemajemukan Khilafah yang pernah ada dalam sejarah Islam.

Namun, paksaan yang diumumkan Adnani itu menjadikan kita mengeluarkan bantahan terhadapnya, berdasarkan pendapat para salaf dari kalangan sahabat r.a. dan ulama rahimahullah.

Bersambung …

 

Baca juga, MUJAHIDIN SEBELUM DEKLARASI KHILAFAH LEBIH BAIK DARIPADA SETELAHNYA