Duniaekspress.com, 30 Oktober 2019. Pasukan keamanan Turki telah melakukan total 4.536 operasi melawan ISIS sejak 2016, menangkap 13.696 tersangka, dengan 4.517 dari mereka dikirim ke tahanan, menurut data yang dikumpulkan oleh Badan Media Anadolu.

Pasukan keamanan juga membentuk unit analisis risiko pada 64 poin di 30 provinsi, yang merupakan pukulan berat bagi Daesh / ISIS, Al-Qaeda dan pejuang asing lainnya.

Sebanyak 75.480 warga negara asing, yang berencana pergi ke zona konflik melewati Turki, dilarang memasuki negara itu, setelah terdeteksi oleh unit keamanan Turki dalam koordinasi badan intelijen negara lain.

Baca Juga:

MESIR PERPANJANG MASA PENAHANAN PUTRI AL-QARADAWI

MASJID DI JERMAN DAPATKAN TEROR

Pasukan keamanan Turki telah melakukan 4.536 operasi melawan Daesh / ISIS sejauh ini. Setidaknya 783 operasi dilakukan pada 2016 dan 1.391 operasi pada 2017. Pada 2018, mereka melakukan 1.327 operasi. Pada 2019, sejauh ini, mereka telah melakukan 1.035 operasi yang didorong oleh intelijen, sehingga dapat mencegah serangan teror.

Di antara 13.696 tersangka yang ditangkap dalam operasi, 4.517 dikirim ke tahanan.

Juga 1.018 teroris dinetralkan selama operasi.

Otoritas Turki sering menggunakan istilah “dinetralkan” dalam pernyataan untuk menyiratkan teroris yang dimaksud menyerah atau dibunuh atau ditangkap.

Saat ini, 1.174 Daesh / ISIS dan 115 anggota Al -Qedah masih ditahan di Turki.