Daulah (ISIS) Membatalkan Legitimasi Syar’i Jama’ah-Jama’ah dan Tanzhim-Tanzhim Jihad yang ada

Baca Sebelumnya, DAULAH (ISIS) TIDAK DIPANDU AHUL HALLI WAL AQDI DARI UMMAT INI DALAM TINDAKKANNYA

Dunaiekspress.com (07/11/2019). Syaikh Abul Hasan Rasyid bin Muhammad Al-Bulaidi mengomentari perkataan Al-Adnani (jubir ISIS kala itu), yang mewajibkan seluruh kaum Muslimin untuk berbai’at kepada Abu Bakar Al-Baghdadi serta menganggap batal legitimasi Syar’i dari semua Jama’ah dan tanzhim jihad yang ada : “Apa-apa yang dibangun di atas kesalahan hasilnya pasti akan salah juga. Jika Jama’atul Muslimin adalah Ushul (pokok) dan Imam adalah cabang darinya, bagaimana bisa cabang membatalkan Ushul (yang dimaksud ushul adalah khilafah ala minhajin Nubuwwah versi kelompok daulah). Padahal cabang tersebut (Abu Bakar Al-Baghdadi) tidak tumbuh dari Ushulnya (khilafah ala minhajin Nubuwwah)? Khilafahnya sendiri tidak diangkat berdasarkan Musyawarah kaum Muslimin, juga tidak berkuasa terhadap wilayah-wilayah dan jama’ah-jama’ah yang mereka hukumi kebathilannya, selain itu juga tidak didapati landasan Syar’i tentang pemaksaan itu.”

Bersambung …

Baca juga, DULU DAULAH DISETIR DENGAN SYARI’AT, TETAPI SEKARANG TIDAK ADA SYARI’AT KECUALI PERINTAH ABU BAKAR AL-BAGHDADI