DUNIAEKSPRESS.COM (12/11/2019)- Petugas Kesehatan Palestina mengatakan, pasukan Israel telah menembak mati seorang Palestina yang diketahui bernama Omar Badawi karena diduga terlibat aksi unjuk rasa dengan melempar batu di Tepi Barat yang terjajah pada hari Senin (11/11).

Mereka mengatakan Omar Badawi yang berusia 22 tahun ditembak di bagian dada di kamp pengungsi Al-Aroub, dekat kota Hebron. Tidak diketahui secara secara pasti apakah dia ikut serta dalam protes yang menandai peringatan 15 tahun kematian pemimpin Palestina Yasser Arafat.

Seorang juru bicara militer Israel mengatakan pasukan dikirim ke Al-Aroub untuk mengejar warga Palestina setempat yang melemparkan batu ke mobil di jalan terdekat, dan melepaskan tembakan ketika dihadang oleh “sejumlah besar perusuh”, beberapa dari mereka dengan bom bensin.

“Penembakan fatal sedang diselidiki,” tambahnya.

Baca Juga:

BELANDA HANYA TERIMA KEMBALI ANAK-ANAK ISIS

ANKARA MULAI PULANGKANG TAHANAN ISIS

Video yang beredar di media sosial, dan yang tidak dapat segera diverifikasi oleh Reuters, menunjukkan seorang pria muda dengan apa yang tampak seperti selembar kain putih di tangannya yang muncul dengan ragu-ragu dari sebuah gang. Sebuah tembakan berdering dan dia pingsan.

“Mengejutkan melihat video (hari ini) tentang pembunuhan Omar Badawi oleh pasukan keamanan Israel,” kata Nickolay Mladenov, koordinator khusus perdamaian Timur Tengah. Ia menambahkan bahwa Palestina tampaknya “tidak menimbulkan ancaman bagi siapa pun”.

“Tindakan seperti itu harus diselidiki secara menyeluruh,” tegas Mladenov.

Tepi Barat, di antara wilayah di mana Palestina mencari kenegaraan, telah menyaksikan kekerasan sporadis sejak perundingan damai yang diperantarai AS dengan Israel terhenti pada 2014.