DUNIAEKSPRESS.COM (13/11/2019)- Kementerian Kesehatan Israel pada Selasa (12/11/2019) malam mengatakan bahwa selama dihujani Roket Gaza, lembaga-lembaga kesehatannya melaporkan bahwa 46 orang mengalami luka-luka akibat serangan balik pejuang Gaza.

Seperti yang diberitakan Pusat Informasi Palestina, kementerian Kesehatan Israel mengatakan bahwa dua orang yang terluka terkena pecahan roket, 23 setelah terjatuh karena berdesak-desakan saat menuju tempat perlindungan dan kamar-kamar yang aman, sementara 21 lainnya menderita trauma.

Baca juga:

SAUDI HUKUM 38 ORANG DIDUGA TERLIBAT TERORISME

SAUDI ARABIYAH DIGUNCANG SERANGAN PISAU

Sejak Selasa pagi, pasukan penjajah Israel melancarkan eskalasi serangan ke Jalur Gaza, dimulai dengan pembunuhan seorang pemimpin senior di Brigade Al-Quds, sayap militer Jihad Islam, Bahaa Abul Ata, di rumahnya di sebelah timur Kota Gaza.

Setelah itu pesawat-pesawat tempur Israel melancarkan beberapa serangan di Jalur Gaza. Koresponden Pusat Informasi Palestina mengatakan bahwa pesawat tempur Israel membom sebuah sepeda motor dikendarai dua orang di Jalur Gaza utara, dan menghantam markas Keamanan Dalam Negeri di Jalur Gaza utara. Komisi Independen untuk Hak Asasi Manusia juga mengumumkan kantornya menjadi target serangan rudal Israel secara langsung.

Penjajah Israel menyerang sebuah apartemen di daerah Sheikh Ajlin barat daya Kota Gaza, dan dua titik perlawanan di timur propinsi tengah. Rudal Israel juga menghantam pos angkatan laut di sebelah barat Deir al-Balah, dua pos al-Qassam dan Brigade al-Quds di dekat Lembah Gaza, tempat istirahat di sebelah barat Khan Yunis dan tanah kosong di sebelah timur Bureij.