DUNIAEKSPRESS.COM (14/11/2019)- Dinas keamanan dalam negeri Polandia (ABW) mengumumkan telah mengamankan dua orang anggota kelompok ekstremis setelah dicurigai merencanakan serangan bom terhadap kaum minoritas Muslim Polandia. Kedua tersangka diamankan di Warsawa dan Szczecin.

Dalam penangkapan tersebut petugas keamanan menemukan sejumlah bahan peledak dari kedua tersangka.

“Penangkapan tersebut merupakan hasil dari pengumpulan informasi dari intel terhadap kelompok ekstremis yang meneror Muslim di Polandia,” ungkap Stanislaw Zaryan dari ABW seperti mengutip AFP.

Zaryn mengatakan penangkapan kali ini merupakan awal dari terungkapkan rencana aksi teror di Polandia.

Baca Juga:

TURKI DIGUNCANG DUA LEDAKAN, 17 ORANG LUKA-LUKA

POLISI ITALIA GAGALKAN SERANGAN BOM KE MASJID

Ada sekitar 20 ribu umat Muslim Polandia hidup dengan berdampingan dengan mayoritas pemeluk Katolik.

Kendati tidak diungkap kelompok yang terlibat hingga rencana teror, Zaryn mengatakan tersangka terinspirasi serangan yang dilakukan oleh ekstrimis sayap kanan Anders Breivik dan Brenton Tarrant.

Breivik melakukan aksi teror menggunakan bom truk dan senjata hingga menelan korban jiwa 77 orang. Teror yang terjadi di Norwegia, Juli 2011 lalu ini menelan korban mayoritas anak muda.

Sementara Tarran melakukan aksi teror pembunuhan terhadap puluhan Muslim di dua masjid di Selandia Baru pada Maret lalu. (cnn)