DUNIAEKSPRESS.COM (16/11/2019)- Kantor berita Gaza melaporkan pada hari Jum’at, kerugian akibat serangan Israel di Jalur Gaza tahun ini diperkirakan berjumlah lebih dari 3 juta USD.

“Sekitar 500 unit rumah rusak, rusak parah atau rusak total, dengan perkiraan nilai total $ 2 juta, di samping kerugian pertanian sebagai akibat kerusakan lahan, pertanian, irigasi sistem dan kapal penangkap ikan, bernilai lebih dari satu juta shekel ($ 0,29 juta),” kata laporan tersebut yang sebgai mana dikutip Memo, Jumat (15/11/2019).

“Total kerugian dalam infrastruktur, termasuk air, air limbah, listrik, dan jalan, berjumlah lebih dari satu juta shekel,” tambah laporan tersebut.

Baca Juga:

ANGGOTA PARLEMEN HAMAS: KAMI TIDAK PERNAH KALAH

Lebih lanjut lapora tersebut menunjukkan bahwa 12 perusahaan komersial rusak dengan biaya 300.000 shekel atau setara dengan 26.311 USD, sementara kerugian di sektor transportasi dan komunikasi berjumlah lebih dari 200.000 ($ 57.540) akibat kerusakan pada mobil dan kendaraan transportasi.

Agresi mengakibatkan kerusakan parsial pada bangunan dan institusi pemerintah, termasuk 15 sekolah, dua direktorat pendidikan dan markas keamanan, dengan nilai total 100.000 ($ 34.750).

Kantor media menganggap penjajah Israel harus bertanggung jawab atas semua kejahatan yang dilakukan terhadap rakyat Palestina selama agresi ini. Menambahkan bahwa mereka yang tidak bertindak untuk menghentikan operasi berbagi kesalahan.