Milisi ISIS kalah telak di Nangarhar, dalam operasi al Fath, semua area dibebaskan Mujahidin Taliban

Duniaekspress.com. (20/11/2019). Seperti diketahui, Daulah (ISIS/daesh) merupakan kelompok sesat di zaman kita yang hanya menganggap pengikutnya sendiri sebagai Muslim dan mengucilkan hampir seluruh umat Islam yang serupa dengan para pendahulu Khawarij mereka. Kelompok ini telah menyebabkan kemunduran besar bagi gerakan Muslim di seluruh dunia, menewaskan ratusan ribu Muslim, membom pasar-pasar, masjid, fasilitas pendidikan, tempat-tempat suci dan pertemuan-pertemuan publik dan memfokuskan semua energinya ke arah pembantaian Muslim.

Kelompok sempalan ini berusaha untuk menyalakan api kebencian di Afghanistan seperti yang mereka lakukan di seluruh dunia Muslim dan meregenerasi, didukung dan dipersenjatai oleh penjajah dan rezim anteknya dengan tujuan menodai citra Jihad suci yang sedang berlangsung terhadap pendudukan, pembantaian Muslim, melemahkan Mujahidin dan memicu api sektarianisme. Imarah Islam berinisiatif mensterilkan setiap komplotan musuh dan melindungi Jihad, Mujahidin, dan negara Muslimnya, merupakan kewajiban melancarkan operasi terhadap kelompok sempalan ini sejak awal.

Dalam upaya ini, Mujahidin Imarah Islam mulai menentukan operasi anti-ISIS dalam skala besar sebagai bagian dari Operasi Al Fath yang sedang berlangsung di provinsi Nangarhar pada 20 September 2019. Operasi dimulai dari Sherzad hingga Achin, yang mencakup semua 7 distrik Nangarhar di mana ISIS aktif, menghasilkan semua area tersebut dapat dibersihkan dari milisi ISIS, rinciannya adalah sebagai berikut:

– Sherzad

Lagad Sar, Latta Parkha, Zwandi Sar, Melo, Ari Sar, Sri Tegi, Wout, Tor Kamar, Jandalah, Margha, Rhandoki, Tara, Darwi, Kandwali, Tsapari, Wach Lagad Sar, dan Lagharh Tsapari, wilayah distrik Sherzad sepenuhnya dibebaskan dari ISIS.

-Khogyani

Wodesar, Zawa, Kodali, Chakaw, Asman Qala, Zawa Tangi, Chinargai, Kama Zawa, Waziro Tangi, Tsapari, Jarh, Mattin, Chirgai Sar, Kachkoli Sar, Bagh Cina, Ghondaro Sar, Khatrizai, Mesin Dara, Miyagan, Mullahyano Killi, Spin Khawra, Mirza Ali Killi, Dam Tega, Korham, Tsamtsi, Ghar Najali, Anar Mena, Wach Lagad, Sikandara, Godara, Ibrahim, Taram, Shkarzan Sar, Pango Chum, dan Ghwarha Tserhi wilayah distrik Khogyani sepenuhnya dibebaskan dari ISIS.

– Pachir Agam

Agam Tangi, Tora Bora, Sulaiman Khelo Tangi, Pachir Tangi, Hazara Naw Tangi, Melo, Markhanhi, Sali Gul, Ziyarat Sar, Margha, Lwarha Mena, dan daerah Punkzai di distrik Pachir Agam sepenuhnya dibebaskan dari ISIS.

-Haska Mena

Daerah Sheikhabad, Tor Khani, Awghar Tangi, Machi Kandow dan Kasi di distrik Haska Mena (Deh Bala) sepenuhnya dibebaskan dari ISIS.

– Kot

Wilayah Kasona, Kot Tangi dan Kharhkai di distrik Kot sepenuhnya dibebaskan dari ISIS.

– Putar Ghar

Wilayah Kharwa, Mamand Tangi dan Khwarh di distrik Spin Ghar benar-benar dibebaskan dari ISIS.

– Achin

Daerah Pesha, Takhti dan Bagh Dara di distrik Achin yang merupakan benteng terakhir ISIS juga sepenuhnya dibersihkan dari ISIS dengan Bantuan Allah SWT.

Pengusiran milisi ISIS dari daerah-daerah ini dari distrik yang disebutkan dengan Bantuan Allah (SWT) menghasilkan Nangarhar sepenuhnya terbebaskan dari milisi ISIS dan juga penghancuran benteng terakhir mereka. Operasi-operasi yang menentukan ini mengakibatkan kematian 193 anggota ISIS termasuk para komandan utama, sementara 130 lainnya terluka bersama dengan ratusan unit persenjataan berat dan ringan dan sejumlah besar amunisi, kuda, bagal, kendaraan dan sepeda motor disita.

Pada akhir operasi ini, 542 ISIS disamping perempuan dan anak-anak yang telah mana tempat merrka di daerah Takhto di distrik Achin telah diambil, ketika terdesak mereka bergabung dengan pemerintahan Kabul. Panser APC administrasi Kabul memasuki daerah itu di tengah malam dan menyelamatkan anggota  ISIS yang tersisa dan keluarga mereka dari pengepungan Mujahidin.

Imarah Islam memberikan pukulan berat kepada kelompok Daesh di provinsi Nangarhar dan menyelamatkan orang-orang Nangarhar yang tertindas dari momok ini, walhamdulillah. Sejak momok Daesh mengangkat kepalanya di Afghanistan, Imarah Islam meluncurkan upaya untuk pemberantasannya dan selama lima tahun terakhir, mereka secara sistematis dibabat mulai dari Helmand, Zabul, Paktika, Ghor, Jowzjan dan sekarang provinsi Nangarhar dan Kunar dan negara terlindung dari kesesatan. Operasi anti-ISIS diluncurkan oleh Imarah Islam ketika para penjajah Amerika dan militer dan organ-organ intelijen dari pemerintahan Kabul sangat mendukung ISIS, membom posisi-posisi Imarah Islam dalam dukungan mereka, membantu milisi ISIS dengan senjata dan peralatan dan mengirimkan pesawat terbang dan helikopter mereka untuk misi penyelamatan selama masa kritis dan pengepungan.

 

Juru Bicara Imarah Islam Afghanistan Zabihullah Mujahid

20/11/1441 Hijri Lunar 26/08/1398 Hijri Solar 17/11/2019 Gregorian

 

(RF dari al emarat)

Baca juga, TALIBAN BEBASKAN PROFESOR AMERIKA