DUNIAEKSPRESS.COM (19/11/2019)- Tiga komandan Taliban telah dibebaskan oleh pemerintah Afghanistan sebagai bagian dari pertukaran tahanan yang melibatkan dua sandera Barat, kata beberapa sumber kepada Al Jazeera, Selasa (19/11).

“Bahwa orang-orang itu (yang dibebaskan, red), termasuk pemimpin senior Taliban Anas Haqqani, dan telah mendarat di Qatar, yang menjadi tuan rumah kantor politik kelompok itu atas permintaan Amerika Serikat,” kata sumber itu.

Sebagai gantinya, dua profesor universitas yang diidentifikasi sebagai warga negara Amerika Serikat Kevin King dan Australia Timothy Weeks dilaporkan dilepas pada hari Selasa. Pasangan ini telah ditahan oleh Taliban selama tiga tahun.

“Kedua profesor itu dibebaskan dengan aman dan sedang dirawat sekarang,” kata seorang pejabat Afghanistan kepada kantor berita Reuters tanpa menyebut nama.

Baca Juga:

MANTAN PEMUDA ALTAR BONGKAR PELECEHAN SEKSUAL PASTOR VATIKAN

TAK SESUAI KESEPAKATAN, TURKI ANCAM LANJUTKAN OPERASI MILITER

Perwakilan dari pemerintah Afghanistan dan kedutaan besar Amerika Serikat di Kabul belum mengomentari pertukaran yang dilaporkan.

Michael Semple, seorang profesor di Global Peace, Security and Justice institute Queen’s University Belfast, menggambarkan anggota Taliban yang dibebaskan sebagai salah satu “elit” kelompok itu.

“Kami tahu Taliban sangat ingin mengeluarkan keluarga mereka … dan kami tahu bahwa nasib para sandera telah menjadi perhatian bagi pemerintah AS dan keluarga mereka untuk waktu yang lama,” kata Semple kepada Al Jazeera.