DUNIAEKSPRESS.COM (30/11/2019)- Pengadilan Korea Selatan menjatuhkan hukuman kepada dua orang bintang K-pop Jung Joon-young dan Choi Jong-hoon enam dan lima tahun penjara untuk pemerkosaan berkelompok (gang rape) terhadap perempuan mabuk.

Jung juga dihukum karena memvideokan dan menyebarkan video pemerkosaan tersebut.

Keduanya harus menjalani konseling selama 80 jam untuk menangani perilaku kekerasan seksual mereka, serta dilarang bekerja dengan anak-anak.

Kasus ini merupakan satu dari beberapa skandal seks dengan kekerasan yang mengguncang dunia K-pop beberapa tahun terakhir.

Hakim Kang Seong-soo mengatakan Jung telah memperkosa perempuan yang “tegah mabuk dan tak mampu melawan, memfilmkan mereka saat telanjang dan berhubungan seks, lalu menyebarkannya di kelompok obrolan (chat group)”.

“Kita tak bisa membayangkan rasa sakit para korban yang merasakannya ketika mengetahui peristiwa yang terjadi pada mereka kemudian.”

Ia juga mengatakan Jung melihat korbannya semata-mata sebagai alat pemuas kepuasan.

Baca Juga:

DALAM SEMALAM APARAT IRAK TEMBAK MATI 40 DEMONSTRAN

INI CARA KREATIF REMAJA AMERIKA SADARKAN DUNIA TENTANG UIGHUR

Dalam pengakuannya, Jung mengatakan, “Saya sangat menyesali kebodohan saya dan saya merasakan penyesalan sedalam-dalamnya”.

“Sejak saat ini, Saya hanya bisa hidup dalam penyesalan,” tambahnya. Bulan Mei tahun ini, Jung berhenti dari industri musik sesudah ia mengaku secara diam-diam merekam perempuan dan menyebarkan videonya.

Sedangkan Choi, bekas anggota band FT Island, pengadilan menyatakan bahwa ia “tidak merasa menyesal sesudah melakukan pemerkosaan massal terhadap korban yang mabuk”.

“Kejahatan tersembunyi”

Wartawan BBC News di Seoul Laura Bicker menemui pengacara Cha Mee-kyung yang menyatakan bahwa pemerkosaan seperti ini merupakan “kejahatan tersembunyi” di Korea Selatan.

Para perempuan korban tidak ingin mengadu karena malu dan ketakutan bahwa mereka akan dihakimi oleh masyarakat.

Contoh ketakutan itu, kata Laura, terlihat dalam percakapan online di bawah ini.

“Hukuman ini agak berlebihan untuk kejahatan seperti ini. Perempuan-perempuan itu tidak diculik di jalan namun mengikuti para penyanyi ganteng itu,” kata salah seorang di percakapan online.

Namun para penggemar perempuan menyadari bahwa secara bersama mereka punya suara. Mereka melakukan protes bersama dan karena langkah ini, ada perubahan, tambah wartawan BBC, Laura Bicker.

Kasus terhadap Jung dan Choi ini ditemukan polisi saat penyelidikan terhadap megabintang K-pop lain, Seungri, anggota dari kelompok obrolan yang sama dengan Jung.

Seungri, anggota boy band Big-bang yang rekamannya laku hingga 140 juta kopi, didakwa dengan tuduhan memasok pekerja seks komersial kepada calon investor.

Dilaporkan, polisi menemukan video Jung itu ketika penyelidikan terhadap Seungri.

Penyelidikan terhadap Seungri ini berbuah kontroversi di dunia K-pop, sehingga menyebabkan seorang eksekutif dunia musik Yang Hyun-suk, yang berada di belakang lagu Gangnam Style mengundurkan diri.

Yang menyangkal melakukan kesalahan dalam kasus Seungri.

Namun ia mengatakan tak bisa lagi menghadapi tuduhan “memalukan” terkait keterlibatannya dalam skandal tersebut.

Sumber: BBC