duniaekspress.com, 13 Desember 2019. Pangkalan udara terbesar amerika di Afghanistan, Bagram, diserang oleh mujahidin Thaliban pada 11 Desember kemarin. Mengakibatkan setidaknya 80 tentara penjajah amerika tewas.

Serangan dimulai pada pagi hari dan dibuka dengan ledakan bom truk di dinding pangkalan yang mengakibatkan lubang besar yang menganga, lubang besar tersebut membuka jalur masuk ke pangkalan militer udara amerika tersebut, kemudian beberapa mujahidin dengan senjata lengkap, baik senjata berat dan ringan, disertai alat pembakar dan rompi peledak masuk ke dalam pangkalan militer tersebut menyasar barak dan target-target strategis lain di dalam pangkalan.

Bagram

Mujahid yang menjadi martyr dalam serangan ini, insyaAlloh syahid

Media pro barat menyebarkan kedustaan bahwa yang diledakkan adalah masjid dan  rumah sakit yang masih dalam tahap pembangunan yang diperuntukkan mengobati penduduk sipil setempat, dan yang meninggal akibat serangan kemarin hanyalah tiga orang sipil dan 73 orang luka-luka. Kedustaan tersebut segera dibantah oleh juru bicara emirat islam Afghanistan, Zabihullah Mujahid.

(RF dari berbagai sumber)

Baca juga,

PUBLIKASI DOKUMEN RASIA TENTANG UIGHUR, ASIYE ABDULAHEB MENDAPAT ANCAMAN PEMBUNUHAN

 

MUJAHID SMILEY : AKIBAT GHULUW FI TAUHID