DUNIAEKSPRESS.COM (24/12/2019)- Pasukan Israel menangkap empat orang ibu Palestina dari Bab Al-Rahma, sebelah timur Masjid Al-Aqsa pada Senin pagi (23/12).

Para pejungan Palestina yang tinggal di Al-Aqsa menyatakan, penangkapan tersebut dilakukan dengan dalih kehadiran perempuan tersebut di jalur para pemukim yang akan masuk ke Masjid Al-Aqsa sebagai bagian rangkaian penodaan secara besar-besaran yang dilakukan para pemukim Zionis dalam rangka peringatan hari raya Hanukkah Yahudi.

Sumber menambahkan, keempat wanita Palestina tersebut kemudian dibawa keluar masjid.

Baca Juga:

Ditempat terpisah, seorang ibu Palestina dan putrinya terluka pada Senin malam setelah diserang oleh pemukim Israel di lingkungan Tel Rumeida di Kota al-Khalil.

Masyarakat Bulan Sabit Merah Palestina mengatakan bahwa kru medisnya merawat seorang ibu dan putrinya di Tel Rumeida setelah mereka diserang dengan gas lada oleh pemukim Israel.

Penduduk Palestina di Tel Rumeida menjadi sasaran serangan harian oleh para pemukim Israel yang tinggal di Ramat Yeshai.

Menurut organisasi hak asasi manusia dan yang khusus menangani penangkapan wanita Palestina, selama pendudukan penjajah Israel atas Palestina, lebih dari 16 ribu wanita Palestina (dari yang di bawah umur hingga usia lanjut) ditangkap dan ditahan di dalam penjara penjajah Israel.

Hampir tiga ribu wanita Palestina ditahan selama periode Intifadhah Palestina pertama pada tahun 1987.

Selama bertahun-tahun pendudukan Israel di wilayah Palestina, operasi penangkapan bervariasi, kadang-kadang meningkat dan kadang-kadang turun. Jumlah wanita Palestina yang masih ditahan di dalam penjara penjajah Israel hingga tanggal 11 Desember 2019 mencapai 49 orang.

Sumber: Pusat Informasi Palestina